PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) - Sampah menumpuk dan berserakan di pinggir Jalan Wajib Senyum, Pangkalankerinci membuat emak-emak di lingkungan tersebut kesal. Pasalnya, sampah yang berceceran hingga ke badan jalan itu tak kunjung diangkut petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pelalawan.
Kesal atas kondisi tersebut, belasan kaum hawa gotong-royong membersihkan sampah dengan alat seadanya, Kamis (13/2) siang. Sampah-sampah tersebut pun dibakar.
Zizah (30) yang merupakan koordinator dari emak-emak tersebut menyebutkan, goro adalah inisiatif para ibu-ibu rumah tangga di lingkungan Jalan Wajib Senyum karena tak tahan bau menyengat dan lingkungan yang dinilai jorok sehingga akan menimbukan penyakit.
”Ya, kami melakukan ini karena lingkungan ini sudah kotor sekali akibat sampah tak kunjung diangkut perugas dari DLHK Pelalawan. Aksi ini sudah empat hari berturut-turut kami lakukan. Tapi sampah tetap saja tak kunjung habis, selalu ada tumpukan sampah yang baru,” sebutnya.
Ia katakan, melalui aksi ini, pihaknya menantang DLHK, Camat Pangkalankerinci, RT, RW, dan lurah untuk turun bersama menuntaskan masalah sampah ini. ”Seharusnya ada tindakan konkrit dari pemerintah daerah. Bisa dengan menyediakan bak kontainer sampah dan yang membuang sampah sembarangan ditindak tegas dengan memberikan sanksi,” terangnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala DLHK Pelalawan Eko Novitra MSi mengatakan pihaknya akan melakukan pembersihan sampah tersebut. ”Memang kita akui permasalahan sampah ini belum dapat maksimal kita lakukan akibat keterbatasan armada dan personel yang kita miliki. Namun demikian, kita akan terus komitmen untuk menata keasrian ibukota Kabupaten Pelalawan yakni Kecamatan Pangkalankerinci menjadi kota lebih bersih,” sebutnya, kemarin.(amn)
Editor : Arif Oktafian