Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Respons Kelangkaan BBM Subsidi, Bupati dan Kapolres Pelalawan Tinjau SPBU Dundangan 

M Amin Amran • Minggu, 3 Mei 2026 | 18:57 WIB
Bupati Pelalawan H Zukri didampingi Kapolres Jhon Louis Letedara, serta Wakil Ketua DPRD Baharudin melakukan inspeksi langsung ke SPBU di Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Ahad (3/5/2026). (Istimewa)
Bupati Pelalawan H Zukri didampingi Kapolres Jhon Louis Letedara, serta Wakil Ketua DPRD Baharudin melakukan inspeksi langsung ke SPBU di Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Ahad (3/5/2026). (Istimewa)

PANGKALAN KURAS (RIAUPOS.CO) - Bupati Pelalawan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Ahad (3/5/2026).

Kunjungan ini dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait antrean panjang dan isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Zukri didampigi Kapolres Pelalawan Jhon Louis Letedara, serta Wakil Ketua DPRD Pelalawan Baharudin, bersama sejumlah pejabat utama Polres Pelalawan.

Baca Juga: BBM Subsidi Langka di Pelalawan, Antrean Kendaraan Mengular ke Badan Jalan

Rombongan tiba sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung meninjau kondisi SPBU yang menjadi pusat distribusi BBM di wilayah tersebut.

Demikian hal ini disampaikan Bupati Pelalawan H Zukri kepada Riaupos.co, Ahad (3/5/2025). Dikatakannya bahwa, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan distribusi BBM berjalan lancar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Kami dari Forkopimda Pelalawan turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan, terutama terkait antrean panjang dan informasi kelangkaan BBM subsidi,” terang Zukri.

Baca Juga: Koordinasi dengan Pertamina, Plt Gubri Pastikan Stok BBM di Riau Aman 

Dijelaskannya bahwa, pihaknya telah meminta penjelasan dari pihak pengelola SPBU terkait keterlambatan pasokan dan meminta kepastian kapan distribusi BBM subsidi kembali normal.

Pemerintah daerah berharap dengan adanya peninjauan langsung ini, distribusi BBM dapat kembali normal dan keresahan masyarakat dapat segera teratasi.

"Berdasarkan pengakuan pihak SPBU, pasokan akan mulai normal.pada.awal pekan bulan Mei ini. Dan kita berharap agar pasokan BBM ini dapat kembali normal.agar masyarakat tidak khawatir," paparnya.

Baca Juga: 4 Pelaku Pembunuhan di Rumbai Terancam Hukuman Mati: Diduga Sakit Hati dan Rencanakan Perampokan serta Pembantaian Seluruh Keluarga Korban

Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letedara menekankan pentingnya transparansi informasi kepada masyarakat. Ia menyarankan agar pihak SPBU secara aktif menyampaikan jadwal kedatangan BBM.

“Manajemen SPBU harus memberi informasi yang jelas kepada masyarakat agar tidak terjadi kekecewaan akibat ketidakpastian.Meski demikian, warga berharap kondisi distribusi BBM segera kembali normal agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu,” bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Manajer SPBU Desa Dundangan, Faryabi Kaban, menjelaskan bahwa, saat ini stok BBM subsidi memang dalam kondisi kosong, namun pasokan sedang dalam perjalanan.

Baca Juga: BBM di Kampar Dipastikan Aman, Warga Diminta Tidak Terpengaruh Hoaks

“Kami berterima kasih atas kunjungan Forkopimda. Untuk saat ini stok kosong, tetapi BBM sedang dalam pengiriman dan segera tiba. Kami akan menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw memastikan bahwa, pasokan BBM di wilayah Riau masih dalam kondisi aman.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan ketersediaan BBM di wilayah Riau dalam kondisi aman dan mencukupi, meskipun terjadi peningkatan kebutuhan di sejumlah titik SPBU," sebutnya.

Baca Juga: Selain Melakukan Ibadah Arbain, JCH Kuansing Lakukan City Tour ke Tempat Bersejarah

Ia menambahkan, lonjakan konsumsi BBM terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat karena libur panjang pada 1–3 Mei 2026.

“Sebagai langkah antisipatif, kami telah meningkatkan penyaluran BBM jenis Solar dan Pertalite hingga 20 persen dari rata-rata normal," tambahnya.

Pertamina juga terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan lembaga penyalur untuk memastikan distribusi berjalan optimal di lapangan. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Baca Juga: Baitul Arqom Umri Siapkan Alumni yang Tak Hanya Cerdas, tapi Berdampak

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata," tutupnya. (amn)

Editor : M. Erizal
#kapolres pelalawan #bupati pelalawan #antrean di spbu #forkopimda