Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Perpisahan Kelas XII Pondok Pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru Digelar Penuh Haru, Doa dan Harapan

M Ali Nurman • Sabtu, 19 April 2025 | 18:26 WIB
(Kiri) Ahmad Dardiri, Wali Santri Misbahul Munir memberikan sambutan mewakili orang tua. (Kanan) Ketua Yayasan Nur Iman Pekanbaru Amrasul Abdullah bersama Pimpinan Pondok Pesantren Dar El Hikmah
(Kiri) Ahmad Dardiri, Wali Santri Misbahul Munir memberikan sambutan mewakili orang tua. (Kanan) Ketua Yayasan Nur Iman Pekanbaru Amrasul Abdullah bersama Pimpinan Pondok Pesantren Dar El Hikmah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Suasana haru dan penuh makna menyelimuti acara perpisahan santri kelas XII angkatan ke-29 Pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru yang digelar dengan khidmat, Sabtu (19/4/2025) di lingkungan pesantren ini, Jalan Manyar Sakti, Pekanbaru. Acara ini menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan di pesantren, tetapi juga awal dari perjalanan baru para santri menuju masa depan.

M Faiz Risky, selaku perwakilan santri angkatan 29 menyampaikan pidato perpisahan. Dia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah membentuk dan membina pribadi mereka selama di pesantren.

"Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh pihak yang telah membangun dan membentuk jati diri kami," ucap Faiz.

Dia juga menyampaikan pesan khusus kepada teman-teman seperjuangannya. "Pada teman-teman, tiba saatnya kita melangkah pergi meninggalkan ruang penuh kenangan, tawa dan air mata. Terima kasih untuk semua kebersamaan. Meskipun langkah kita akan berpisah, sejauh apapun kita berlabuh, jangan lupa arah pulang. Tetap kembali pada Allah SWT," tuturnya.

Ahmad Dardiri, orang tua dari santri M Misbahul Munir yang telah menempuh pendidikan selama enam tahun di Pesantren Dar El Hikmah, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tulus kepada para guru dan pengasuh pesantren.

"Saya mewakili wali murid mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan setinggi-tingginya atas apa yang bapak dan ibu lakukan untuk anak-anak kami. Memberikan ilmu dunia dan agama pada anak kami," ujarnya.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf bila ada kesalahan dari para orang tua maupun anak-anak selama proses pendidikan. "Bagi anak saya, pondok pesantren ini adalah rumah. Di sini dia memiliki teman, tempat dia tumbuh," tambahnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru Amran Suardi menyampaikan bahwa tahun ini sebanyak 185 santri telah menyelesaikan pendidikan, baik yang menempuh tiga tahun maupun enam tahun. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan dan mengingatkan para santri agar terus menjaga akhlak dan tidak berhenti belajar.

"Kalian dilahirkan sebagai santri, memiliki ilmu keagamaan yang lebih. Maka dari itu, ulangi terus pelajaran, jaga budi pekerti. Tanpa kesabaran dan konsistensi, akan sulit meraih kesuksesan," pesannya.

Dia juga mengajak para santri untuk senantiasa memperbanyak istighfar dan mengingat kesalahan. "Agar Allah senantiasa menutupi aib dan menjaga kita," kata Amran.

Dilanjutkannya, pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru memiliki komitmen dalam membina para santri, termasuk melalui penggemblengan khusus bagi kelas XII. Pembelajaran difokuskan pada pemantapan ilmu fardhu kifayah serta kemampuan menjadi imam. Alumni yang telah sukses juga diundang untuk memberikan motivasi dan memperkuat jejaring alumni.

"Kita sambungkan minat anak-anak yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah. Alhamdulillah, ketua alumni Riau untuk Mesir adalah alumni Dar El Hikmah. Di sana anak-anak melanjutkan pendidikan kesana dijemput dari bandara langsung, dibantu oleh kakak-kakaknya," paparnya.

Saat ini, sistem pembelajaran dan administrasi di pesantren ini juga telah menggunakan smart card. Selain itu, pesantren juga memiliki podcast sendiri dan menawarkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti robotik yang turut tampil dalam ajang MTQ.

"Kita juga membina berbagai jurusan. Untuk setingkat SMA mulai dari agama, sains, hingga sosial. Sedangkan untuk SMK, terdapat jurusan keperawatan, multimedia, serta ekonomi syariah," urainya.

Di akhir acara, sebagai penutup dilakukan pembacaan penghargaan bagi santri-santri berprestasi dalam suasana haru. Ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para santri selama menuntut ilmu di Pondok Pesantren Dar El Hikmah.

Editor : Rinaldi
#pondok pesantren #dar el hikmah pekanbaru #perpisahan