Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

50 Peserta Ikuti Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia di Siak

Edwar Yaman • Sabtu, 25 April 2026 | 07:02 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan (tengah), saat membuka kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Siak yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Riau di Siak Sriindrapura, Senin (20/4/2026). (BBPR UNTUK RIAUPOS.CO)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan (tengah), saat membuka kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Siak yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Riau di Siak Sriindrapura, Senin (20/4/2026). (BBPR UNTUK RIAUPOS.CO)
 
SIAK (RIAUPOS.CO) - Kemampuan numerasi dan literasi pendidik dan tenaga kependidikan perlu ditingkatkan agar dapat menunjang kemahiran berbahasa Indonesia. Dengan begitu, tingkat literasi dan numerasi pun turut meningkat. Jika tidak, maka siswa-siswi di sekolah yang menjadi tempat para pendidik itu menularkan ilmunya, tingkat literasinya tidak akan membaik.
 
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana Dermawan, didampingi Kabid Pembinaan SMP, Herman, saat membuka kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Siak, Senin (20/4/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembinaan dan Bahasa Hukum Balai Provinsi Riau (BBPR) ini berlangsung selama empat hari dan berakhir pada Kamis (23/4) di Gedung Wanita Dekranasda, Siak Sri Inderapura.
 
“Agar para murid dan siswa-siswi melek literasi, maka para guru dan tenaga pendidikan harus lebih dulu melek literasi, salah satunya dalam pemahaman bahasa Indonesia yang baik dan benar,” ujar Romi Lesmana.
 
Dalam kesempatan itu, Kepala BBPR, Dr Umi Kulsum, menjelaskan, PKBI yang diselenggarakan oleh lembaga yang dipimpinnya merupakan salah satu program dari tim kerja Pembinaan dan Bahasa Hukum. Pada tahun ini, kata dia, kegiatan tersebut menyasar pendidik dan tenaga kependidikan. Para pendidik juga diimbau untuk mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), demikian pula para siswa di sekolah.
 
Baca Juga: Tingkatkan PAD, Dishub, Bapenda dan Polres Operasi Plat Luar Daerah Siak Diarahkan Balik Nama 
 
“Selain itu, kami juga banyak melakukan kegiatan yang menyasar siswa dan guru, salah satunya Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang melombakan tujuh cabang lomba. Kegiatan ini sudah berjalan selama tiga tahun, dan tahun ini yang keempat. Saya berharap, semua kegiatan yang kami lakukan bisa membantu meningkatkan sumber daya manusia dunia pendidikan kita, terutama di Riau,” ujar Umi.
 
Koordinator kegiatan, Adeliany Azfar, menjelaskan, sebelumnya, kegiatan serupa sudah dilakukan di Kabupaten Kampar, pekan lalu. Di Siak, kegiatan PKBI diikuti sekitar 50 guru dan tenaga pendidikan dari SD dan SMTP yang ada di berbagai kecamatan di Siak.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemahiran berbahasa peserta. Pendidik dan tenaga kependidikan yang dalam pelaksanaan tugasnya memanfaatkan bahasa Indonesia secara lisan dan tulis dalam pembelajaran, administrasi, dan interaksi di lingkungan satuan pendidikan tentu perlu memperkuat penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 
Selain itu, kata Adelia,  peserta juga diharapkan mampu menghasilkan karya tulis berupa artikel sederhana. Keberhasilan giat ini dilihat melalui persentase peningkatan kualitas berbahasa setelah pelaksanaan kegiatan yang diukur melalui perngerjaan tes awal dan tes akhir.
 
Baca Juga: Batas Akhir Sabtu, Seluruh Koper JCH Rohul Kloter 8 BTH Wajib Diantar ke PLHUT
 
Narasumber kegiatan ialah Adeliany Azfar menyampaikan materi Ejaan di hari pertama. Pada hari kedua, materi Bentuk dan Pilihan Kata disampaikan oleh Riyan Nofardo Putra, serta Ahmad Nawari menyampaikan materi Kalimat dan Paragraf. Pada hari ketiga, peserta mendapatkan bimbingan langsung dari Redaktur Pelaksana Riau Pos, Hary B Koriun, mengenai Teknik dan Dasar Penulisan Artikel Populer.
 
“Setelah penyampaian materi-materi tersebut, para peserta melakukan praktik menulis artikel dengan menerapkan kaidah kebahasaan. Alhamdulillah, para peserta yang sebelumnya belum pernah menulis artikel, memperlihatkan hasil yang lumayan signifikan meski memang harus terus diulang agar terus lebih baik,” ujar Adelia lagi.(ted)
 
Editor : Edwar Yaman
#berbahasa indonesia #dinas pendidikan #literasi #siak