Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Aktif Berorganisasi, Yudha Asah Leadership dan Raih Beragam Prestasi Akademik

Siti Azura • Minggu, 7 Juni 2026 | 20:05 WIB
 Adetya Pratayudha Wibowo.
Adetya Pratayudha Wibowo.

 

Bagi sebagian mahasiswa, organisasi hanya dianggap sebagai kegiatan tambahan di luar perkuliahan. Namun berbeda dengan Adetya Pratayudha Wibowo atau yang akrab disapa Yudha. Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Riau (Unri) ini menjadikan organisasi sebagai wadah untuk membentuk karakter, mengasah kemampuan kepemimpinan, sekaligus mengembangkan potensi diri. Berbagai pengalaman yang ia jalani membuktikan bahwa aktif berorganisasi tidak menghalangi seseorang untuk tetap berprestasi di bidang akademik.

“Organisasi menjadi tempat belajar yang sangat luas. Saya bisa bertemu banyak orang dengan latar belakang berbeda, belajar berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, menyelesaikan masalah, dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan,” ujarnya.

Selama menjalani perkuliahan, Yudha tidak hanya fokus pada akademik. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi, penelitian, kompetisi, serta kegiatan pengembangan diri lainnya. Baginya, masa kuliah merupakan kesempatan untuk belajar sebanyak mungkin, baik di dalam maupun di luar ruang kelas.

Ketertarikan Yudha terhadap organisasi sebenarnya sudah tumbuh sejak duduk di bangku SMP. Saat itu ia aktif di OSIS dan Pramuka hingga dipercaya menjadi Ketua OSIS. Pengalaman tersebut menjadi titik awal yang membuatnya terus aktif berorganisasi hingga sekarang.

Pengalaman menjadi Ketua OSIS saat SMP maupun SMA menjadi salah satu momen paling berkesan baginya. Dari sana ia belajar bahwa seorang pemimpin tidak hanya bertugas memberikan arahan, tetapi juga harus mampu mendengarkan, memahami, dan merangkul setiap anggota tim yang memiliki karakter berbeda-beda.

Berbagai organisasi yang pernah diikuti, mulai dari Forum Anak, Himpunan Mahasiswa Mesin, hingga Pramuka, memberikan banyak pelajaran berharga tentang kepemimpinan. Menurutnya, kepemimpinan bukanlah tentang jabatan, melainkan kemampuan memberikan pengaruh positif kepada orang lain.

Baca Juga: UT dan STEAM Center UIN Suska Latih Murid SDIT Bunayya Kuasai Robotika dan Koding

“Keberhasilan sebuah tim tidak ditentukan oleh satu orang saja, tetapi oleh kerja sama seluruh anggota. Karena itu komunikasi, kepercayaan, dan rasa saling menghargai menjadi hal yang sangat penting,” ungkapnya.

Di tengah kesibukannya mengikuti berbagai kegiatan, Yudha tetap mampu menjaga prestasi akademik. Kunci utamanya adalah manajemen waktu dan kemampuan menentukan prioritas. Ia terbiasa membuat daftar target yang harus diselesaikan serta berusaha disiplin terhadap jadwal yang telah dibuat. 

Selain aktif berorganisasi, Yudha juga menorehkan berbagai prestasi membanggakan. Salah satunya adalah meraih Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Forum Mahasiswa Mesin Indonesia. Menurutnya, proses yang dijalani tidaklah mudah karena harus membagi waktu antara perkuliahan, organisasi, dan persiapan lomba. Namun pengalaman tersebut mengajarkannya tentang pentingnya konsistensi dan kerja keras.

Prestasi lain yang tidak kalah membanggakan adalah menjadi Finalis Nasional Kontes Robot Terbang Indonesia 2024 bersama Tim Serindit Aero Universitas Riau. Tidak hanya berkiprah di bidang akademik dan teknologi, Yudha juga pernah menyandang gelar Duta Anak Indonesia dan Duta Anak Riau. Pengalaman tersebut membentuk cara pandangnya tentang pentingnya kepedulian sosial dan peran generasi muda dalam membawa perubahan positif di masyarakat.

Motivasi terbesar yang membuatnya terus berkembang adalah keinginan untuk menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri sekaligus membanggakan kedua orang tua yang selalu memberikan dukungan dan doa. Ia percaya bahwa setiap pengalaman baru akan memberikan pelajaran yang berharga untuk masa depan.

Motto hidup yang selalu dipegangnya adalah ”enjoy the little things”. Bagi Yudha, kebahagiaan tidak selalu datang dari pencapaian besar. Ke depan, Yudha bercita-cita menjadi seorang engineer yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi bagi masyarakat. Ia berharap ilmu Teknik Mesin yang dimilikinya dapat berkontribusi dalam pengembangan teknologi yang efisien, ramah lingkungan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

Di akhir wawancara, Yudha berpesan kepada generasi muda agar tidak takut keluar dari zona nyaman dan mencoba berbagai hal baru selama masa kuliah. Menurutnya, organisasi dan akademik dapat berjalan beriringan apabila seseorang mampu mengatur waktu dengan baik.

“Jangan takut gagal. Teruslah belajar dan manfaatkan setiap kesempatan yang ada, karena pengalaman yang kita bangun hari ini akan menjadi bekal yang sangat berharga di masa depan,” tutupnya.(azr)

Editor : Arif Oktafian
#Yudha Arfandi #organisasi #Prestasi akademik