Hari Ini, PAUD-TK Mulai Terapkan PTM

Joko Susilo • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 15:22 WIB
ABDUL JAMAL. (JPG)
ABDUL JAMAL. (JPG)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengizinkan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin (26/10) setelah kualitas udara menunjukkan perbaikan. 

Keputusan ini mengakhiri sementara penerapan pembelajaran dari rumah yang sebelumnya diberlakukan bagi anak usia dini akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebelumnya, peserta didik tingkat SD dan SMP telah lebih dahulu kembali belajar di sekolah sejak awal pekan lalu. 

Meski kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung di sekolah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru tetap memberlakukan sejumlah ketentuan untuk melindungi kesehatan peserta didik. Langkah ini diperlukan karena anak usia dini termasuk kelompok yang rentan terhadap dampak polusi udara.

 Baca Juga: Meranti Bidik Tuan Rumah Hari Santri Riau 2027 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan keputusan membuka kembali PTM bagi PAUD dan TK didasarkan pada hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang menunjukkan tren perbaikan kualitas udara.

”Dalam pelaksanaannya, seluruh warga sekolah diwajibkan menggunakan masker. Kegiatan pembelajaran juga harus dipusatkan di dalam ruang kelas, sedangkan aktivitas di luar ruangan dibatasi,” tegas Jamal, Ahad (25/10). 

Selain mewajibkan penggunaan masker, pihak sekolah diminta memantau kondisi kesehatan peserta didik setiap hari. Pengawasan ini dilakukan untuk mendeteksi lebih awal apabila terdapat anak yang mengalami gangguan kesehatan selama mengikuti pembelajaran tatap muka.

Baca Juga: HIMA PSPD Univrab Juara III Anugerah Abdi Daya PPK Ormawa 2026

Perhatian lebih juga harus diberikan kepada anak-anak yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, seperti asma dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Peserta didik dengan kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara. 

Apabila kondisi kesehatan peserta didik menurun, pihak sekolah dapat memberikan kelonggaran untuk kembali mengikuti pembelajaran dari rumah setelah berkoordinasi dengan sekolah.

Disdik Pekanbaru juga meminta pihak sekolah tetap waspada terhadap kemungkinan memburuknya kualitas udara. Jika kondisi tersebut kembali terjadi, kepala sekolah PAUD dan TK dapat mengambil langkah pengamanan sesuai situasi untuk memastikan kesehatan dan keselamatan peserta didik tetap menjadi prioritas.(yls)

Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru

Editor : Arif Oktafian
PAUD Pekanbaru TK Pekanbaru ptm pembelajaran tatap muka