Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Disebut Gus Nadir Mendukung Capres 02, Begini Respon Ketum PBNU

Redaksi • Selasa, 30 Januari 2024 | 09:30 WIB

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Netralitas PBNU mendekati Pilpres 2024 sedang jadi sorotan. Beberapa waktu lalu, muncul tudingan bahwa PBNU secara kelembagaan mengarahkan dukungan ke salah satu pasangan Capres-Cawapres. Di sela rangkaian Harlah ke-101 NU di Jogjakarta pada Senin (29/1), Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf memberikan tanggapan soal tudingan itu.

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf.
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf.

"Yang ngomong (PBNU tidak netral) itu siapa?" kata Gus Yahya saat dicegat wartawan sebelum memasuki mobilnya. Dia mengatakan tidak ingin mengklarifikasi tudingan seseorang yang dia anggap tidak jelas sumbernya.

Gus Yahya menegaskan jika ada tudingan PBNU tidak netral dalam Pilpres 2024, itu bukan salah dia. "Yang ngomong (PBNU mendukung paslon tertentu) itu sumbernya tidak jelas," kata Gus Yahya lantas masuk ke dalam mobilnya.
Baca Juga: Suzuki Burgman Street 125EX Mulai Dipasarkan, Ini Keunggulannya

Seperti diketahui tudingan bahwa PBNU mendukung salah satu paslon disampaikan cendekiawan NU Nadirsyah Hosen. Lewat akun media sosialnya, Gus Nadir mengatakan bahwa ada arahan dari petinggi PBNU untuk mendukung paslon nomor urut dua. Arahan itu disampaikan dalam sebuah pertemuan di sebuah hotel di Surabaya. Menurut Gus Nadir, sikap tersebut melanggar Khittah 1926 NU.

Gus Nadir menyampaikan, PBNU secara struktural memihak ke pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Gus Nadir secara blak-blakan menyampaikan bahwa struktural PBNU mendapatkan arahan untuk memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.

Arahan itu diungkap dalam sebuah pertemuan PBNU di Surabaya. Bahkan, menurut Gus Nadir, arahan untuk memberikan dukungan ke paslon nomor urut 2 ini disampaikan langsung oleh Rais A’am PBNU KH Miftachul Achyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Baca Juga: AMIN Resmi Dapat Dukungan Rhoma Irama, Anies: Di Sana Punya Bansos, di Sini Punya Rhoma

Tudingan dari Gus Nadir itu, sebelumnya juga sudah direspon oleh Sekjen PBNU Saifullah Yusuf. Gus Ipul, nama akrabnya, menyampaikan pengikut Rais A’am dan Ketua Umum ini bergerak akibat pernyataan yang disampaikan Nadirsyah Hosen, Cendekiawan tersebut.

"Jadi, jangan salahkan PBNU jika sekarang pengikut Rais A’am dan Ketua Umum ini bergerak akibat pernyataan yang disampaikan Prof Nadirsyah Hosen," tuturnya. Dia mengatakan, pernyataan Prof Nadirsyah ini memantik dan mengungkit para pengikut Rais A’am dan Ketua Umum PBNU untuk benar-benar memenangkan paslon nomor urut 2, yaitu Prabowo - Gibran.

Sumber: Jawapos.com

Editor : RP Edwir Sulaiman
#yahya cholicl staquf #pbnu #capres 2024 #pemilu #Gus Nadir