Musda Golkar Bengkalis Jadi Ajang Reuni 

Abu Kasim • Dipublikasikan Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:02 WIB
Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri pembukaan Musda Partai Golkar Bengkalis di Hotel Grand Zuri, Kecamatan Mandau, Selasa (27/10/2026). (Humas DPD Golkar Bengkalis untuk riau pos)
Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri pembukaan Musda Partai Golkar Bengkalis di Hotel Grand Zuri, Kecamatan Mandau, Selasa (27/10/2026). (Humas DPD Golkar Bengkalis untuk riau pos)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO)- Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Bengkalis yang digelar di Kecamatan Mandau, Selasa (27/10), berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Bukan sekadar agenda konsolidasi partai, Musda kali ini juga menjadi ajang reuni bagi sejumlah tokoh yang pernah tumbuh dan berkiprah bersama Partai Golkar. 

Suasana tersebut tergambar dari kehadiran Bupati Bengkalis Kasmarni, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, Wakil Ketua DPRD Bengkalis M Arsya Fadhillah, serta perwakilan partai politik lainnya.

Dari jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Riau, hadir Ketua DPD Golkar Riau Yulisman, Ketua Harian Parisman Ihwan, Sekretaris Suparman, beserta jajaran pengurus lainnya. 

Baca Juga: Fraksi Gerindra Kampar Soroti Kelangkaan Pupuk  

Sementara itu, Golkar Bengkalis diwakili Ketua DPD Syahrial dan Sekretaris Muslim Hadi. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah pantun yang disampaikan Syahrial saat memberikan sambutan. Ia menggambarkan suasana Musda kali ini layaknya pertemuan kembali para sahabat lama.

“Burung merpati terbang tinggi, hinggap sebentar di pohon jati, karena Pak Amril dan Buk Kas hadir di sini, Musda Golkar jadi ajang reuni,” tuturnya.

Pantun tersebut menjadi gambaran kedekatan historis sejumlah tokoh dengan Partai Golkar.  Kasmarni merupakan istri mantan Bupati Bengkalis Amril Mukminin, yang pernah menjadi kader Golkar dan anggota DPRD. 

Baca Juga: Saksi Sebut Marjani Gunakan Kode saat Minta Uang

Di balik suasana reuni tersebut, Syahrial juga menegaskan hubungan Golkar Bengkalis dengan Bupati Kasmarni berjalan baik. Dalam pertemuan sebelum acara berlangsung, Syahrial membenarkan pernyataan Kasmarni bahwa tidak ada persoalan antara dirinya dengan Partai Golkar.

Menurut Syahrial, di bawah kepemimpinan Yulisman, Golkar Riau siap terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah demi mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan  Musda bukan hanya menjadi ruang konsolidasi internal partai, tetapi juga momentum memperkuat komunikasi dan hubungan politik dengan berbagai pihak.  

Baca Juga: Hanura Siapkan Strategi Berbasis Sains Menangkan Pemilu 2029

Fakhtiar Qadri Calon Tunggal

Musda Golkar Bengkalis secara resmi dibuka oleh Ketua DPD Golkar Riau, Yulisman. Dalam hasil Musda tersebut, Fakhtiar Qadri ditetapkan sebagai calon tunggal untuk melanjutkan kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Bengkalis ke depan.

Dengan demikian, Musda kali ini tidak hanya menghadirkan agenda regenerasi dan konsolidasi organisasi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana ikatan sejarah dan kedekatan antartokoh masih menjadi bagian dari perjalanan politik Golkar di Kabupaten Bengkalis.

Di tengah dinamika politik dae­rah, suasana reuni yang tergambar dalam Musda ini menjadi pengingat bahwa perjalanan politik tidak selalu tentang persaingan. Ada pula sejarah, persahabatan, dan hubungan yang tetap terjalin di antara mereka yang pernah berada dalam satu barisan.(ksm)

Editor : Arif Oktafian
Musda Golkar Bengkalis partai golkar golkar bengkalis