Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lima Indikator Sasaran Strategis BKKBN Sudah di Atas 100 Persen

Elvy Chandra • Selasa, 2 April 2024 | 00:35 WIB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Capaian lima dari enam indikator sasaran strategis Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau sudah di atas 100 persen. Sementara, satu indikator lainnya berada di atas angka 90 persen.

Salah seorang peserta sedang mengajukan pertanyaan kepada narasumber pada acara Rakerda, Senin (1/4/2024).
Salah seorang peserta sedang mengajukan pertanyaan kepada narasumber pada acara Rakerda, Senin (1/4/2024).


“Alhamdulillah dari enam indikator sasaran strategis BKKBN, mulai dari angka TFR, mCPR, unmet need, Indeks Pembangunan Keluarga, UKP dan ASFR 15-19, lima di antaranya sudah di atas 100 persen,” ujar Kepala BKKBN Perwakilan Riau Mardalena Wati Yulia.

Hal itu disampaikan Mardalena dalam kegiatan Pra Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Riau di Hotel Grand Central Pekanbaru (1/4).

Kegiatan ini dihadiri Kepala OPD KB, Kepala Bappeda Kepala Dinas Kesehatan, Ketua PC. IBI, Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau dan Tim Kerja di Lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau serta PKB/PLKB yang mengikuti secara daring.

Dijelaskan dia, indikator yang masih di angka 90 persen itu adalah Total Fertility Rate atau TFR. Yaitu angka rata-rata anak yang dimiliki oleh seorang ibu selama masa reproduksi,” terangnya.

Atas capaian tersebut, Mardalena mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas dukungannya mitra BKKBN. Baik itu Kepala OPD KB, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, IBI dan Satgas Percepatan Penurunan Stunting.

Sementara itu, Rakerda Program Bangga Kencana dan Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting akan dilaksanakan Selasa (2/4) dan rencananya akan dihadiri Pj Gubernur Riau SF Hariyanto dan Sekretaris Utama BKKBN RI Tavip Agus Rayanto.

Dijelaskan Mardalena, Rakerda merupakan salah satu wadah strategis dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan kegiatan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting pada 2023. Rakerda juga bertujuan untuk memperkuat sinergi atau strategi kedua program tersebut pada 2024.

Dalam Pra Rakerda hari ini, Kepala Perwakilan BKKBN Riau menyampaikan materi terkait capaian dari target program Bangga Kencana berdasarkan PerhitunganIndikator Kinerja Utama (IKU) danIndikator Kinerja Kunci (IKK) 2023.

Pra Rakerda ini menghadirkan sejumlah narasumber. Yaitu Ketua Tim Kerja Akses, Kualitas Layanan KB dan Kesehatan Reproduksi, Supriyadi terkait Evaluasi Program Bangga Kencana Provinsi Riau 2023.

Kemudian, terkait Rencana Operasional Program Bangga Kencana Provinsi Riau 2024 disampaikan Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting, Said Masri.

Laporan: Elvy Chandra (Pekanbaru)

Editor : RP Edwir Sulaiman
#sasaran #Keluarga Berencana (KB) #indikator #bkkbn riau