PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Satu hari jelang penutupan pendaftaran seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau atau hingga Senin (9/9), pendaftar sudah mencapai 1.886 orang. Padahal, kuota yang disediakan hanya 80 formasi.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Mamun Murod mengatakan, pelamar CPNS Pemprov Riau sebanyak 1.886 orang tersebut, terdiri dari pelamar untuk beberapa formasi.
“Cukup banyak yang mendaftar,” kata Murod, Senin (9/9).
Lebih rinci Murod mengatakan, dari 1.886 pelamar tersebut, 58 pelamar mendaftar untuk tenaga kesehatan. Kemudian 1.828 orang melamar formasi tenaga teknis.
Murod menilai, banyaknya pelamar tak lepas adanya perpanjangan pendaftaran sampai 10 September 2024.
“Selain adanya perpanjangan, ada kemudahan yang diberikan terkait pengggunaan materai konvensional atau materai tempel. Karena sebelumnya banyak pelamar tidak bisa menggunakan e-materai saat membubuhkan untuk persyaratan CPNS,” ujarnya.
“Pendaftaran seleksi CPNS Pemprov Riau akan ditutup pada Selasa (10/9) hingga pukul 23.59 WIB. Karena itu bagi yang belum menyelesaikan proses pendaftaran hendaknya segera menyelesaikan,” imbaunya.
Selanjutnya, untuk tata cara pendaftaran yakni dilakukan secara daring melalui laman https://sscasn.bkn.go.id dengan terlebih dahulu membuat akun, dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Kependudukan (KTP) Elektronik/Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Keluarga (KK).
“Keterangan lebih lanjut terkait tata cara pendaftaran dapat dilihat pada tautan https://loker.bkn.go.id/index.php/s/agnXFMdWbri6PZj,” jelasnya.
Sementara itu, sebanyak 2.245 pelamar telah mendaftar dan mengupload berkas dokumen persyaratan secara elektronik melalui akun sscasn.bkn.go.id untuk ikut seleksi CPNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul). Dari jumlah ini, 1.830 pelamar telah melakukan submit atau kirim.
‘’Diperkirakan jelang penutupan pendaftaran Selasa (10/9) pukul 23.59 WIB, pelamar yang saat ini masih proses upload dokumen akan melakukan submit,’’ ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten (BKPP) Rohul Erfan Dedi Sanjaya SSTP MSi saat dikonfirmasi Riau Pos, Senin (9/9).
Kuota yang akan diterima tahun ini hanya 60 orang, khusus membuka untuk penerimaan jabatan teknis saja.
‘’Dari jumlah data pelamar yang mendaftar seleksi CPNS di Lingkungan Pemkab Rohul Tahun ini, dinilai cukup tinggi untuk merebut peluang bisa bekerja sebagai ASN. Hanya saja kuota CPNS yang diterima 60 orang,’’ sebutnya.
Erfan mengatakan, setelah pendaftaran CPNS ditutup, Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS akan melanjutkan seleksi administrasi dengan melakukan verifikasi terhadap berkas dokumen persyaratan yang telah diupload pelamar di akun SSCASN.
Dia mengingat kepada pelamar CPNS di Lingkungan Pemkab Rohul yang telah mendaftar dan kini sedang mengupload dokumen persyaratan di akun SSCASN, sebelum melakukan submit, harus benar-benar memastikan telah mengunggah selurus persyaratan dengan jelas, lengkap, tidak terpotong, sesuai bentuk warna asli dokumen, dapat diihat dan dibaca oleh Panselda CPNS.
Karena data dan dokumen yang telah di-submit itu, tidak dapat diperbaiki atau diubah. Panselda CPNS berhak menyatakan berkas tidak memenuhi syarat (TMS).
‘’Kesalahan pelamar dalam melakukan proses pendaftaran pada sistim SSCASN yang diakibatkan oleh kelalain pelamar, bukan menjadi tanggungjawab Panselda CPNS,’’ sebutnya.
Sekretaris BKPP Rohul itu mengimbau kepada pelamar CPNS untuk tidak mempercayai apabila ada oknum atau pihak tertentu (calo, red) yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk lain.
‘’Pelamar segera melaporkan calo tersebut kepada pihak berwajib atau Tim Saber Pungli Rohul. Informasi resmi terkait seleksi CPNS Tahun 2024 hanya dapat dilihat dalam website sscasn,bkn.go.id dan bkpp.rokanhulukab.go.id,’’ katanya.(sol/epp)
Editor : Rindra Yasin