PEKANBARU (RIAU POS.CO) - Ratusan mahasiswa dari Universitas Riau (Unri) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Rektorat, Kamis (3/10/2024). Aksi unjuk rasa yang berlangsung bersempena perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Unri berlangsung ricuh.
Saat aksi unjuk rasa berlangsung, diduga Presiden Mahasiswa (Presma) Unri Muhammad Ravi mengalami pemukulan dibagian kepala yang diduga dilakukan oleh aparat keamanan.
Selain itu, ada seorang mahasiswa pingsan saat terjadi aksi dorong-dorongan ketika masa berupaya masuk meringsek masuk ke gedung rektorat. Massa dari mahasiswa Unri datang membawa beberapa poster tuntutan.
Massa menyuarakan tuntutan mereka menuntut pengelolaan kampus yang disebut tidak berpihak kepada mahasiswa.
Hal ini disampaikan Presma Unri Muhammad Ravi, bahwa demontrasi dilakukan karena Rektor Unri tidak memiliki solusi dari permasalahan sederhana yang diinginkan pihaknya.
"Kita menyampaikan, ketika kita menanyakan solusi, pimpinan rektor tidak memiliki solusi, sederhana saja pintu akses untuk jalan kaki di fakultas teknik, rektor tida punya solusi, mereka selalu beralasan," ujar Muhammad Ravi.
Karena tidak ada solusi dari tuntutan yang disampaikan, massa pun berupaya memasuki gedung rektorat untuk menyampaikan langsung tuntutan kepada rektor. Saat hendak masuk ke gedung rektorat mereka dihalangi oleh petugas keamanan.
Sehingga terjadi aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dan petugas keamanan dan massa aksi unjuk rasa. Bahkan, ada salah satu mahasiswa yang pingsan. Selain itu, Presma Unri kepalanya mengeluarkan darah diduga dipukul petugas keamanan.
Karena tidak ada solusi, akhirnya massa aksi berangsur membubarkan diri dan berjanji akan melakukan aksi lebih besar jika tuntut mereka tidak ada solusinya.
Sementara itu, terkait hal tersebut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unri , Hermandra ketika dikonfirmasi Riau Pos melalui telepon selulernya belum memberikan jawaban.
Laporan: Dofi Iskandar
Editor : M. Erizal