LONDON (RIAUPOS.CO) – Timnas Inggris promosi kembali ke tingkat teratas UEFA Nations League setelah menang telak 5-0 atas Republik Irlandia yang bermain 10 pemain di Wembley Stadoium, London, Senin (18/11/2024) dini hari WIB. Laga ini adalah pertandingan terakhir Lee Carsley sebagai pelatih sementara tim berjuluk Three Lions itu.
Setelah babak pertama yang membosankan tanpa gol, penalti Harry Kane, tendangan voli Anthony Gordon, dan gol dari Conor Gallagher dalam rentang waktu lima menit di awal babak kedua mematahkan semangat Irlandia. Jarrod Bowen membuat skor menjadi 4-0 dengan tendangan keras dari tepi area penalti, sentuhan pertamanya setelah masuk dari bangku cadangan, sebelum pemain debutan Taylor Harwood-Bellis menyundul bola untuk mencetak gol kelima Inggris.
Irlandia bermain hampir sepanjang babak kedua dengan 10 pemain setelah Liam Scales dikeluarkan karena melakukan pelanggaran terhadap Jude Bellingham yang mengakibatkan penalti bagi Inggris.
Inggris finis di puncak Grup B2 dengan 15 poin dari enam pertandingan, sama dengan Yunani tetapi dengan selisih gol yang lebih unggul dalam dua pertandingan antara kedua negara. Lee Carsley sekarang akan menyerahkan kendali pelatih kepada Thomas Tuchel setelah memenangkan lima dari enam pertandingannya sebagai pelatih dan dengan beberapa petunjuk berguna bagi pelatih asal Jerman yang akan mulai bertugas pada bulan Januari.
"Itu adalah malam yang luar biasa bagi banyak pemain dan hal utama adalah mendapatkan promosi ke kompetisi teratas," kata Carsley.
"Saya menikmati melatih para pemain. Mereka bermain dengan agresif dan punya tekad yang sama."
Meskipun tidak mengherankan melihat Hrry Kane mencetak gol ke-69 untuk Inggris, keempat pencetak gol Inggris lainnya mencetak gol internasional senior pertama mereka. Carsley juga menjadikan bek sayap Newcastle United Tino Livramento menjalani starter pertamanya dan Lewis Hall, sementara Harwood-Bellis dari Southampton merayakan penampilan pertamanya dengan sebuah gol.
"Kemenangan yang sangat penting bagi kami. Ini adalah kamp yang sangat bagus dan dua pertandingan yang sulit," kata Kane.
"Kami menyelesaikan pekerjaan di Yunani dan di sini. Babak pertama yang sulit tetapi kami keluar dengan lebih banyak energi dan menyelesaikannya. Thomas [Tuchel] memiliki banyak pemain untuk dipilih. Banyak pemain muda yang datang dan bermain bagus dan beberapa pemain berpengalaman yang cedera dan akan berusaha untuk kembali, jadi ada keseimbangan yang bagus," ujar sang kapten.
Inggris tidak memberikan banyak hal yang bisa dibanggakan oleh penonton Senin dini hari WIB di babak pertama yang membosankan, di mana tidak ada satu pun tim yang berhasil mencetak satu gol pun.
Baca Juga: UEFA Nations League , Italia vs Prancis: Bukan Sekadar Perebutan Posisi Puncak Grup A2
Namun, peluang terbuka ketika umpan Kane yang luar biasa menemukan Jude Bellingham di area penalti dan saat ia mencoba menerobos masuk ke dalam Scales, bek Celtic itu menjatuhkannya hingga menyebabkan penalti dan membuatnya mendapat kartu kuning kedua, dan Kane berhasil mengeksekusi tendangan penalti.
Irlandia kemudian terpuruk. Gordon melepaskan tendangan voli untuk menggandakan keunggulan tim tuan rumah dan Gallagher mencetak gol setelah tendangan sudut dibelokkan. Bowen dan Harwood-Bellis kemudian melengkapi kemenangan.***
Editor : RP Edwar Yaman