JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Toyota Alphard kini patut waspada. Dominasinya di segmen MPV premium berukuran besar yang nyaris tidak tertandingi selama bertahun-tahun, kini ada pendatang baru.
Pabrikan asal Cina telah meluncurkan MPV besar yang bakal jadi saingan Alphard. Harganya pun jauh dibawah pabrikan mobil jepang.
Lawan toyota Alphard kali ini adalah Denza D9. Denza adalah merek mobil premium milik BYD. Ibarat Toyota yang memiliki Lexus dan Hyundai dengan Genesisnya.
Kehadiran Denza D9 di Indonesia semakin memberi beragam pilihan kepada konsumen, terutama para eksekutif yang membutuhkan mobil nyaman untuk digunakan sebagai mobilitas sehari-hari menggunakan jasa pengemudi.
Di Negeri Tirai Bambu, Denza D9 juga memiliki versi plug-in hybrid. Namun yang masuk Indonesia adalah versi bertenaga listrik murni (EV). Baterainya berkapasitas 103,36 kWh dengan motor listrik di depan dan berpenggerak roda depan (FWD).
Tenaga dari motor listriknya sebesar 308 Daya Kuda (DK) dengan torsi 360 Nm. Akselerasi dari posisi diam hingga 100 kilometer per jam adalah 9,5 detik. Berdasarkan data spesifikasi di brosur, Denza D9 memiliki jarak tempuh hingga 600 kilometer dari sekali pengisian daya.
Untuk Alphard, delain bermesin bakar konvensional, generasi terkini yang dipasarkan di Indonesia juga dibekali mesin hybrid (HEV). Jantung pacunya berkapasitas 2.500cc berkode A25A-FXS dengan motor listrik di depan yang total menghasilkan tenaga 188 Daya Kuda (DK) pada putaran mesin 6.000 rpm dan torsi 239 Nm di 4.300 hingga 4.500 rpm. Tenaga tersebut disalurkan ke dua roda depan melalui transmisi CVT.
Denza D9 diimpor utuh dari Cina, memiliki panjang bodi 5,25 meter, lebar 1,96 meter, tinggi 1,92 meter, dan jarak antar sumbu roda 3,11 meter. Sedangkan panjang Alphard adalah 5,01 meter, lebar 1,85 meter, tinggi 1,945 meter, dan jarak antar sumbu roda 3 meter. Dari perbandingan dimensi itu, Alphard unggul dalam hal tinggi bodi. Sisanya Denza D9 lebih panjang, lebih lebar, dan jarak antar sumbu rodanya lebih jauh.
Sebagai mobil premium, baik Denza D9 dan Alphard HEV sama-sama bertabur fitur, baik fitur keselamatan maupun yang menunjang kenyamanan. Untuk piranti keselamatan, Denza D9 telah dibekali fitur-fitur keselamatan aktif yang tergabung dalam Advanced Driver Assistance System (ADAS). Fitur-fiturnya antara lain terdiri dari Lane Departure Warning (LDW), Rear Cross Traffic Braking (RCTB), Lane Keeping Assist (LKA), Rear Collision Warning (RCW), dan Blind Spot Detection (BSD).
Kedua mobil sama-sama menggunakan jok baris kedua model terpisah (captain seat) dengan pintu geser elektrik. Denza D9 dan Alphard HEV memiliki beragam fitur yang terdapat di kabin untuk memanjakan penumpangnya selama perjalanan. Contohnya, dua mobil itu mempunyai kursi pijat yang pengaturannya melalui layar sentuh di sandaran tangan.
Toyota juga membekali Alphard HEV dengan Toyota Safety Sense 3.0 yang berisi fitur-fitur keselamatan aktif, seperti Lane Departure Alert (LDA), Dynamic Radar Cruise Control, Lane Tracing Assist, Adaptive High Beam (AHB), dan Pre-Collision System (PCS).
Agar nuansa kabin semakin mewah, Denza D9 dan Alphard HEV sama-sama telah dibekali ambient light yang warnanya bisa diganti-ganti sesuai selera. Keduanya juga mempunyai atap kaca yang menambah kesan lapang di kabin.
Denza D9 mempunyai sunroof di depan dan panoramic roof di belakang. Sesuai namanya, yang bisa dibuka hanya sunroof di depan sehingga udara segar dapat masuk ke kabin. Panoramic roof di belakang berupa kaca mati, tetapi cukup untuk melihat bintang saat perjalanan malam hari.
Sementara Alphard HEV generasi terkini tidak lagi memiliki sunroof di bagian depan seperti para pendahulunya, hanya panoramic roof untuk penumpang baris kedua. Panoramic roofnya terpisah menjadi dua bagian, kiri untuk penumpang baris kedua sisi kiri dan kanan untuk penumpang baris kedua sisi kanan.
Sebagai mobil pendatang baru, Denza D9 dibanderol dengan harga yang mengejutkan, yaitu masih di bawah satu miliar rupiah. Tepatnya Rp950.000.000. Sedangkan Alphard HEV memiliki harga Rp1.710.800.000. Dengan harga terpaut Rp 760,8 juta, pilih Denza D9 atau Alphard HEV?
Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun secara gampangnya seperti ini, jika ingin mencoba sesuatu yang baru, Denza D9 bisa menjadi pilihan. Apalagi harganya tergolong kompetitif dan sebagai mobil listrik, pajak tahunannya jauh lebih murah.
Jika Anda tidak ingin repot mengisi daya dengan mengecas baterainya, Alphard HEV adalah pilihannya. Apalagi jika digunakan bepergian ke luar kota, tidak perlu takut kehabisan energi di tengah perjalanan karena jumlah pom bensin masih jauh lebih banyak dibanding SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi