Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Speedboat dari Malaysia Karam di Tengah Laut, 32 PMI Ilegal Diselamatkan Nelayan Rupat

Soleh Saputra • Jumat, 13 Juni 2025 | 17:50 WIB
Para PMI ilegal yang karam di tengah laut dan diselamatkan nelayan Rupat saat berada di Polsek Rupat Utara.
Para PMI ilegal yang karam di tengah laut dan diselamatkan nelayan Rupat saat berada di Polsek Rupat Utara.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Speedboat yang ditumpangi 32 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang pulang dari Malaysia ke Indonesia mengalami karam saat melintas di Perairan Dusun Pasir Putih, Desa Puteri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (11/6/2025) dini hari. Beruntung para PMI ilegal tersebut diselamatkan nelayan setempat.

“Insiden itu terjadi saat rombongan PMI ilegal berangkat dari Malaka, Malaysia menuju Indonesia melalui jalur tidak resmi sekitar pukul 24.00 WIB,” kata Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, Jumat (13/6/2025).

Lebih lanjut dikatakannya, setelah speedboat bergerak dari wilayah Malaysia, nahas, sekitar pukul 01.30 WIB, speedboat yang mereka tumpangi mengalami kebocoran dan nyaris karam di tengah laut. Tekong speedboat kemudian mengarahkan kapal mendekati kapal nelayan yang sedang melaut sebelum akhirnya speedboat tenggelam.

 Baca Juga: Karhutla di Kota Dumai: Lahan Gambut Seluas 5 Hektare di Tanjung Penyebal Terbakar, Begini Kodisinya saat Ini

“Dalam situasi panik, seluruh PMI melompat ke laut untuk menyelamatkan diri ke kapal nelayan yang kebetulan sedang melaut,” ungkap Fanny.

Setelah speedboat mendekati kapal nelayan, tekong dilaporkan melompat ke laut.

"Tekong speedboat yang melompat ke laut hingga kini masih dalam pencarian," ujar Fanny.

 Baca Juga: Razia PETI di Sungai Singingi, Dua Pelaku Diamankan Polsek Singingi Hilir

Setelah diselamatkan, seluruh PMI dievakuasi ke rumah Kepala Dusun Pasir Putih sebelum dilaporkan ke pihak berwajib. Polsek Rupat Utara yang menerima laporan segera mengamankan para korban dan membawa mereka ke Mapolsek untuk pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Alhamdulillah, seluruh PMI dalam kondisi sehat dan telah kami serah terimakan kepada P4MI Dumai untuk diproses pemulangannya ke daerah asal masing-masing," kata Fanny.

Para PMI yang diamankan tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatera Utara, Aceh, Banten, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, hingga Sumatera Selatan.

 Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Pastikan Kesiapan SDM Kesehatan Poltekkes Kemenkes Riau untuk Rumah Sakit Vertikal 

“Polsek Rupat Utara bersama pihak terkait masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan pengiriman PMI ilegal tersebut, serta mencari keberadaan tekong speedboat yang hilang,” tutup Fanny.(sol)

 

 

Editor : Edwar Yaman
#Fanny Wahyu Kurniawan #Speedboat dari Malaysia Karam di Tengah Laut #speedboat #PMI ilegal #32 PMI Ilegal Diselamatkan Nelayan Rupat