TELUKKUANATAN (RIAUPOS.CO) - Olaaa.. Dumm! Teriakan panitia di pancang start dan suara meriam cagak serta jatuhnya bendera merah akan kembali menjadi pertanda dimulai dan dilepasnya perpacuan di arena Tepian Narosa Telukkuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (20/8) hari ini.
Dalam tradisi dan budaya pacu jalur tradisional, bunyi suara meriam cagak diikuti jatuhnya bendera merah oleh panitia pelepas dari pancang start menjadi pertanda dua jalur sah dilepas. Biasanya, puluhan ribu masyarakat yang menonton di sepanjang Tepian Narosa akan mengalihkan pandangan ke hulu pancang start. Menunggu jalur manakah yang sah dilepas dan berpacu.
Teriakan histeris dari para penonton akan terdengar lantang di sepanjang arena. Teriakan itu sebagai pertanda dukungan pada dua jalur yang tengah berpacu. Dayungan serempak anak pacuan jalur yang membelah Sungai Kuantan dengan kecepatan tinggi, aksi tarian togak luan aura farming dari anak si Tukang Tari yang viral seantero nusantara dan mancanegara akan menjadi suguhan yang ditunggu-tunggu para tamu-tamu negara, duta besar, wisatawan dalam dan luar negeri.
Mereka akan melihat secara nyata, inilah tradisi dan budaya pacu jalur dari Kabupaten Kuansing, Riau yang unik dan mempesona itu. Semarak Pacu Jalur 2025 sudah terlihat di sepanjang Tepian Narosa. Sebanyak 228 jalur dari Kabupaten Kuansing, Indragiri Hulu (Inhu), dan Sumatera Barat (Sumbar) sudah menambatkan jalurnya di Tepian Narosa. Mereka, siap untuk berpacu menjadi yang terbaik dan memboyong piala bergilir Menteri Pariwisata RI.
Apalagi, Pacu Jalur 2025 yang akan digelar hingga 24 Agustus bakal dihadiri tamu istimewa yakni Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka. Kedatangan orang nomor dua di Republik Indonesia itu ke Bumi Rantau Kuantan, tidak lain untuk membuka dan menyaksikan langsung tradisi dan budaya pacu jalur yang sudah viral mendunia.
Menurut jadwal, putra mantan Presiden Joko Widodo itu akan tiba sekitar pukul 13.00 WIB bersama sejumlah menteri negara dan duta besar negara tetangga, Gubernur Riau Abdul Wahid, dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Kepastian kedatangan Wapres Gibran Rakabuming Raka itu disampaikan langsung Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM saat konferensi pers, Selasa (19/8).
Hadir dalam konferensi pers kemarin Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratidiningrat SIK MH, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto, dan Dandim 0302 Inhu Letkol Inf Emick Candra Nasution MPM. “Untuk persiapan sudah 100 persen di lapangan,” ujar Suhardiman Amby.
Dijelaskan Suhardiman Amby, Pemkab Kuansing sudah menyiapkan tenda-tenda gratis yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Selain itu, juga disiapkan tiga titik pentas hiburan yakni di kawasan Pulau Bungin, Lapangan Limuno Telukkuantan, dan Taman Jalur. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan penonton di satu tempat. Pentas hiburan rakyat itu, mulai artis lokal, artis-artis ibu kota dan artis mancanegara.
Sementara untuk pengamanan pacu jalur, Pemkab Kuansing menyerahkannya pada Polri dan TNI ditambah Satpol PP dan personel lainnya. “In sya Allah Kuansing siap melaksanakan pacu jalur 2025,” ujar Suhardiman Amby.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto menjelaskan, Pacu Jalur memang sudah viral mendunia. Banyak tamu-tamu penting yang bakal hadir di Kuansing. Seperti Wapres Gibran Rakabuming Raka yang akan datang bersama Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Widhiyanti Putri Wardhana, dan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon.
Selain itu akan hadir Duta Besar Bangladesh, Ruwanda, Konsulat Jenderal Malaysia, Dubes Bosnia Herzegovina, Dubes Serbia, Dubes Mozambik Indonesia, Dubes Republik Fiji, Kedubes Bulgaria, Utusan PBB, Uni Emirat Arab, Yordania, Ajarbaizan, dan Anggola.
Baca Juga: 36 Jalur Inhu Layak Bersaing di Tepian Narosa, Tiga Berpeluang Jadi Juara Berdasarkan Prestasi
Mendunia pacu jalur harus disukses bersama-sama, masyarakat, dan semua pihak. Semua mata akan menyorot ke Kuansing. Ini juga ditegaskan Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto. Mereka akan mengerahkan 1.640 personel untuk pengamanan Wapres dan pacu jalur.
Ino menyebutkan akan dilakukan pembatasan atau kanalisasi lalu lintas bagi masyarakat atau pengunjung yang datang dari arah Pekanbaru. Mereka akan diberhentikan dan kendaraan diarahkan ke Sport Center. Lalu dari Sport Center Kuansing akan dibawa menuju titik terdekat lokasi pembukaan pacu jalur dengan menggunakan bus. Sehingga akan mengurangi kemacetan di sekitar tempat pelaksanaan pacu jalur.
Kendaraan pengunjung dari Sumatera Barat, Jambi, dan Inhu akan di arahkan ke kawasan Wisma Hasanah. Kendaraan ini akan dikanalisasi dan diantar ke area pacu jalur dengan menggunakan bus. “Kami menyediakan bus untuk antar jemput masyarakat ke lokasi yang dikanalisasi. Semuanya gratis,” kata Ino.
Lalu beberapa ruas jalan ditutup. Sementara personel pengamanan yang berkolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah membuat pos-pos pengamanan, pos kesehatan, pos Basarnas dan Pol Air yang bertugas pengamanan di wilayah perairan.
“Kita sudah lihat dan tinjau untuk pos pengamanan. Mari kita bersama-sama jaga keamanan dan ketertiban selama pacu jalur. Kita tunjukkan bahwa Kuansing bisa melaksanakan iven sekelas internasional,” ujarnya.
Sementara Dandim 0302 Inhu Letkol Inf Emick Candra Nasution MPM menambahkan, mereka akan melakukan pengamanam maksimal bersama Polri dan pemerintah daerah untuk pengamanan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan tamu-tamu penting lainnya.
“Jadi kami mohon maaf kalau ada pengaturan dan pembatasan. Ini semua untuk suksesnya Pacu Jalur 2025,” kata Emcik.
Melly Mike Dipastikan Hadir
Panitia memastikan penyanyi asal Amerika Serikat Melly Mike yang menjadi penggiring viral pacu jalur dan aksi si Tukang Tari Rayyan Arkan Dikha datang ke Kuansing. Kepastian itu diungkapkan Ketua Panitia Pacu Jalur Werry Ramadhan Putra. “Melly Mike hadir di Kuansing pada 23-24 Agustus 2025,” ujarnya.
Pada tanggal 23 Agustus 2025, Melly Mike akan menyaksikan pacu jalur. Lalu pada tanggal 24 Agustus akan tampil bersama Dikha di malam puncak penutupan pacu jalur. “Jadi jangan lupa saksikan,” ujarnya.
228 Jalur Akan Beradu Cepat
Sebanyak 228 Jalur dari Kuansing, Inhu, dan Sumbar akan beradu cepat. Dari technical meeting atau pertemuan teknik dan pencabutan undian yang dilakukan panitia di Gedung Narosa jumlah ini memecahkan rekor peserta pacu jalur terbanyak sepanjang massa. Tahun lalu pesertanya hanya 225 jalur.
Ke-228 jalur yang mulai berpacu hari ini berasal dari Kecamatan Hulu Kuantan 14 jalur, Kuantan Mudik 26 jalur, Gunung Toar 17 jalur, Kuantan Tengah 35 jalur, Sentajo Raya 10 jalur, Benai 17 jalur, Inuman 16 jalur, Kuantan Hilir 12 jalur, Kuantan Hilir Seberang 11 jalur, Cerenti 10 jalur, Pucuk Rantau dia jalur, Pangean 17 jalur, Logas Tanah Darat dua jalur, Singingi satu jalur, Indragiri Hulu 37 jalur, dan Sumatera Barat satu jalur.
“Ini total peserta pacu jalur yang akan berpacu di iven pacu jalur tradisional tahun 2025.ini,” ujar Sekretaris Panitia Pacu Jalur Tradisional 2025, Ahmad Herry GN. Untuk hadiah, Ahmad Herry menjelaskan, cukup fantastis, yakni total sebesar Rp493.500.000.
Bupati Kuansing H Suhardiman Amby mengingatkan pada semua peserta jalur untuk menjaga silaturrahmi, menjaga kekompakan, ketertiban dan keamanan. ‘’Sudah seyogyanya seluruh peserta dan masyarakat Kuansing tanpa terkecuali ikut menyukseskan pacu jalur, tradisi dan budaya kebanggaan Kuansing ini,’’ ujarnya.
Syahrul Aidi Minta Pemerintah Terlibat
Semua ingin Pacu Jalur 2025 sukses. Pasalnya, pacu jalur saat ini tidak hanya menjadi harapan masyarakat Kuansing, Riau, Indonesia, bahkan dunia. Karena itu, wajar kiranya Pemerintah Indonesia terlibat dan mengambil peran akan keberlangsungan pembangunan infrastruktur Kabupaten Kuansing.
‘’Jadi memang sudah harus ada perhatian pemerintah Indonesia. Dan ini, sewaktu periode pertama di DPR RI, sudah kita dorong,” ujar anggota DPR RI asal Riau Dr H Syahrul Aidi Maazat usai membuka pelatihan kedaruratan di wilayah Kuansing di Pondok Pesantren Syafaaturrasul Telukkuantan, Selasa (19/8).
Bahkan, Syahrul Aidi Maazat yang sekarang duduk di Komisi I mengatakan, tahun ini Kabupaten Kuansing mendapatkan “kado” dengan kedatangan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Dia pun berharap pacu jalur yang masuk menjadi kawasan strategi pariwisata nasional (KSPN) bisa memberikan dampak positif.
“Ketika ini sudah disematkan, Kuansing akan mendapatkan berkah. Penataannya harus dilakukan dengan semangat Indonesia,” ujarnya. Sekarang, apa yang dilakukan anak si Tukang Tari dan komponen masyarakat Kuansing sudah mendunia harus dimanfaatkan dengan maksimal. “Wapres hadir, duta besar hadir, menteri negara hadir, artis Amerika Serikat hadir, wisatawan hadir,” katanya.
Masyarakat Kabupaten Kuansing harus menjadi masyarakat Pariwisata. Ramah, rapi sehingga orang datang ke Kuansing akan merasa aman dan nyaman. Kalau sudah merasa nyaman, mereka akan tinggal lebih lama dan akan ada uang yang berputar, berdampak pada berbagai UMKM dan lainnya di Kuansing. “Mudah-mudahan pacu jalur sukses dan ke depan ada perubahan dan keterlibatan pemerintah Indonesia menata ini,” ujarnya.
Sementara Wakil Bupati Kuansing H Muklisin menyebutkan kalau Pemkab Kuansing telah berjuang untuk pembenahan infrastruktur termasuk menyampaikan proposal pembangunan water front city Tepian Narosa, Taman jalur langsung pada Wapres Gibran Rakabuming Raka beberapa waktu lalu di Istana Wapres.
‘’Pak Wapres mengatakan, bila saya sudah sampai ke Kuansing, akan ada dampak positif dan perubahan. Karena Kabupaten Kuansing memerlukan dukungan dana APBN untuk menggesa ini,” ujarnya.
Di sela-sela kunjungannya ini, Syahrul Aidi Maazat, Wabup H Muklisin, Asisten III Setda Kuansing Drs Rustam, anggota DPRD Kuansing Syafril ST, Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar serta Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi sempat melakukan gerakan tarian aura farming pacu jalur.(das)
Laporan DESRIANDI CANDRA, Telukkuantan
Editor : Arif Oktafian