PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepergian Deddy Handoko Alimin di usia 64 tahun meninggalkan duka, terutama di kalangan dunia usaha dan olahraga. Pengusaha sukses yang juga Ketua Pengprov Perbakin Riau itu wafat di RS Awal Bros Sudirman, Pekanbaru, pada Rabu (22/10/2025) dini hari WIB pukul 00.59 WIB, akibat serangan jantung.
Kabar duka ini dibenarkan oleh pengacara, Eva Nora, yang mengaku masih sempat berkomunikasi dengan almarhum sebelum kabar kepergian itu datang.
“Saya masih sempat berkomunikasi dengan beliau lewat WhatsApp. Tidak menyangka, ternyata itu percakapan terakhir kami. Pak DH sosok yang baik, peduli, dan sangat dekat dengan banyak orang,” ujar Eva.
Baca Juga: Pengusaha Riau Deddy Handoko Alimin Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Jenazah almarhum kini disemayamkan di rumah duka Jalan Yos Sudarso, Pekanbaru, untuk memberi kesempatan kepada keluarga, sahabat, dan rekan-rekannya memberikan penghormatan terakhir.
Nama Deddy Handoko Alimin dikenal luas di Riau berkat kiprahnya di sektor perkebunan kelapa sawit dan perhotelan. Ia menjadi penggerak sejumlah perusahaan, di antaranya PT Sinar Peranap Perkasa (SPP) dan PT Teso Indah, yang beroperasi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Melalui perusahaannya, Deddy Handoko dikenal aktif mendorong kemitraan dengan masyarakat dan petani lokal. Ia juga membuka lapangan kerja baru, termasuk dengan mendirikan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di Kuantan Singingi (Kuansing) yang diresmikan pada 2024. Dia juga diketahui sebagai pemilik Hotel Grand Elite.
Baca Juga: Penurunan Tarif PPN Belum Direalisasikan dalam Waktu Dekat
Di luar aktivitas bisnis, almarhum dikenal sebagai sosok dermawan dan peduli sosial. Saat banjir melanda Indragiri Hulu pada awal 2024, ia menyalurkan 3.500 paket sembako kepada warga terdampak. Sementara pada Iduladha 2025, ia menyalurkan 14 ekor sapi kurban untuk masyarakat dan petani di wilayah tersebut.
Pada awal tahun ini, tepatnya Ahad (23/3/2025), Deddy Handoko sebagai Direktur Utama PT SPP mendampingi Bupati Inhu Ade Agus dan Wakil Bupati Hendrizal mengunjungi Desa Gumanti, Kecamatan Peranap untuk peresmian renovasi Masjid Al-Hijrah yang dibiayainya serta memberikan santunan bagi anak yatim dan masyarakat setempat.
Selain di dunia usaha, Deddy Handoko Alimin juga dikenal sebagai tokoh olahraga. Ia dipercaya memimpin Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Riau selama empat periode dengan kepengurusan terakhir berlaku 2025-2029.
Di bawah kepemimpinannya, olahraga menembak di Riau semakin aktif dan produktif, dengan banyak atlet yang tampil di ajang nasional. Salah satunya menyumbang emas untuk Riau pada PON 2024 lalu.(end)
Editor : Edwar Yaman