PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Suasana Aula Lancang Kuning Perwakilan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Provinsi Riau tampak lebih ramai dari biasanya, Kamis (4/12). Para aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN BKKBN serta mitra kerja organisasi perangkat daerah (OPD) keluarga berencana (KB) kabupaten/kota dan mitra kerja lainnya berkumpul serta sebagian peserta dari kabupaten/kota lainnya ikut menyimak secara daring.
Hari itu, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Riau menggelar Pemaduan Perencanaan Program Anggaran sekaligus Diseminasi Hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK) Tahun 2025. Acara dibuka Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Mhd Irzal SE ME.
Dalam arahannya, Irzal menegaskan pentingnya penyebarluasan data PK yang telah dimutakhirkan. Data tersebut, bisa menjadi rujukan berbagai pihak, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, sektor swasta, hingga organisasi profesi dan media.
“Diseminasi ini bukan sekadar penyampaian rilis data. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan tersedianya data mikro keluarga yang valid, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data inilah yang nantinya menjadi dasar perencanaan, kebijakan, pensasaran intervensi, hingga evaluasi program pembangunan di tingkat pusat maupun daerah,” ungkap Irzal.
Ia menambahkan, proses pemutakhiran dilakukan setiap tahun melalui validasi dan verifikasi ketat. Tujuannya jelas, menghadirkan data yang akurat dan dipercaya. Irzal juga menekankan pentingnya sinergi dalam perencanaan anggaran agar program pembangunan keluarga di seluruh kabupaten/kota dapat berjalan selaras dan saling mendukung.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung mengenai teknis pemutakhiran data, pemanfaatan hasil PK, dan sinkronisasi perencanaan program. Melalui kegiatan ini, BKKBN Riau berharap pemanfaatan data keluarga semakin optimal menjadi landasan kuat bagi pembangunan keluarga yang berkualitas.(adv/ilo)
Editor : Arif Oktafian