PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kabar menggembirakan kembali datang bagi calon jemaah haji di Provinsi Riau. Tambahan kuota haji dari pemerintah pusat bukan sekadar angka, melainkan membuka pintu harapan bagi mereka yang sebelumnya berada dalam daftar cadangan.
Sebanyak 21 jemaah cadangan kini resmi naik status dan berpeluang menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa total kuota haji Riau tahun 2026 mencapai 4.682 calon jemaah. Tambahan 21 kuota tersebut secara khusus dialokasikan untuk mengakomodasi jemaah cadangan yang telah lama menunggu kepastian keberangkatan.
“Untuk musim haji tahun 2026, Provinsi Riau memperoleh kuota keberangkatan sebanyak 4.682 calon jemaah haji. Kita mendapatkan tambahan lagi sebanyak 21 jemaah dari pusat,” ujarnya, Ahad (8/2).
Naiknya jemaah cadangan ini menjadi bukti bahwa sistem pengelolaan haji bersifat dinamis dan responsif terhadap peluang kuota nasional. Bagi para jemaah, perubahan status dari cadangan menjadi berangkat bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga momentum batin yang sarat makna, setelah bertahun-tahun menyimpan niat dan kesiapan.
Terkait teknis keberangkatan, Defizon menjelaskan bahwa pengumuman kelompok terbang (kloter) jemaah haji Riau akan disampaikan pada awal pekan depan. “Senin atau Selasa kita umumkan,” katanya.
Informasi tersebut dapat diakses jemaah melalui kantor kementerian di kabupaten dan kota masing-masing, sehingga setiap calon jemaah dapat mempersiapkan diri dengan lebih terarah.
Sementara itu, proses pembekalan terus berjalan melalui kegiatan manasik haji yang dilaksanakan di Pekanbaru dan seluruh kabupaten serta kota di Riau.
Manasik menjadi ruang penguatan pemahaman ibadah sekaligus penyadaran spiritual, agar para jemaah termasuk mereka yang baru naik dari cadangan siap lahir dan batin dalam menapaki perjalanan suci ke Tanah Suci. (ilo)
Editor : M. Erizal