PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru masih menemukan tingginya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai petir dan angin kencang menerpa sejumlah wilayah Riau,Kamis (26/2/2026).
Menurut Forecaster on Duty BMKG Stasiun Pekanbaru Anggun R berdasarkan pantauan radar citra satelit BMKG Pekanbaru sejak pagi hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kondisi ini masih akan berlangsung saat memasuki siang hari. Di mana cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Bengkalis.
Pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan kembali mengguyur sebagian wilayah Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Indragiri Hilir.
Akibat hujan yang mengguyur pada sore hingga dini hari membuat wilayah Riau diprakirakan udara kabur hingga berawan. Meskipun begitu secara umum, suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 60 hingga 100 persen. Sedangkan arah angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah.
"BMKG mengeluarkan peringatan dini dan meminta agar masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang terjadi pada pagi hari di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Kepulauan Meranti, serta pada sore hingga malam hari di Kabupaten Rokan Hilir," tegasnya.(ayi)
Editor : Edwar Yaman