PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Seorang warga dilaporkan diterkam harimau di Desa Teluk, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Berdasarkan laporan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau yang menurunkan tim ke lokasi, kejadian berada di kawasan PT SPA Distrik Serapung.
Kejadian naas ini bermula ketika korban yang bernama Kohai, bersama lima rekannya, sedang melakukan perjalanan menggunakan pompong menyusuri sekitar pulau bergambut tersebut.
Namun, akibat kondisi air laut yang surut, rombongan memutuskan untuk bersandar sementara di Dermaga PT SPA Serapung sejak Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka menunggu air pasang agar pompong kembali bisa berlayar dengan lancar.
Pada saat mereka sedang beristirahat di atas pompong, tiba-tiba seekor harimau sumatera muncul dari arah daratan yang bersemak-semak di sekitar dermaga, langsung menerkam korban.
Hewan buas itu menerkam bagian belakang kepala Kohai. Untung saat itu salah seorang rekan korban melihat kejadian dan langsung berteriak meminta pertolongan. Petugas keamanan Pos Dermaga PT SPA Serapung yang mendengar langsung menuju lokasi.
Korban dapat diselamatkan, sementara harimau dengan cepat menghilang ke semak belukar. Sempat mendapatkan penanganan medis awal di Pos PT SPA, korban kemudian dirujuk ke Puskesmas Penyalai di Kelurahan Teluk Dalam, Kuala Kampar untuk penanganan lebih lanjut. Korban mengalami luka pada kepala bagian belakang.
Kepala Balai Besar KSDA Riau Supartono mengatakan, saat ini Tim Balai Besar KSDA Riau bersama para pihak di lapangan masih terus melakukan pemantauan di lokasi terkaman. Tim juga melakukan upaya mitigasi untuk mencegah kejadian serupa serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar area tersebut.
"Kepada masyarakat, kami mengimbau untuk tetap waspada. Hindari aktivitas di area rawan pada malam hari, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan keberadaan satwa liar di sekitar pemukiman," ujar Supartono.
Editor : Rinaldi