KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Kebakaran lahan terjadi di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Jumat (27/2) sekitar pukul 20.30 WIB. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menyampaikan, informasi awal diterima Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Kampar dari masyarakat setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembuatan sekat bakar (blocking) guna mencegah api meluas.
“Berdasarkan data di lapangan, kebakaran terjadi di lahan mineral milik masyarakat dengan vegetasi yang terbakar berupa semak belukar. Jenis kebakaran termasuk kebakaran permukaan (surface fire). Luas lahan terdampak
diperkirakan lebih kurang 1,2 hektare. Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi berawan,” ujar Adi Candra.
Ia menambahkan, titik koordinat kebakaran berada di sekitar 0°81’1,092” LU dan 100°51’15,724” BT. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Menurutnya, proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat keterbatasan sumber air di sekitar lokasi. Meski demikian, petugas tetap berupaya maksimal agar api dapat segera dikendalikan dan tidak merembet ke area lain.
Penanganan kebakaran melibatkan Satgas TRC BPBD Kabupaten Kampar, Dinas Pemadam Kebakaran, kepolisian, serta masyarakat setempat.
“Dalam operasi tersebut, tim menggunakan satu unit mobil angkut milik BPBD, satu unit mesin pompa ministreck, empat gulung selang buang ukuran 1,5 inci, satu gulung selang isap ukuran 1,5 inci, serta satu unit tangki air (water tank),” jelasnya.
BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api guna mencegah kebakaran yang lebih luas.(kom)
Editor : Bayu Saputra