Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mulai 1 April, RSUD Arifin Achmad Buka Poliklinik Utama Non BPJS

Soleh Saputra • Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Direktur RSUD Arifin Achmad drg Yusi Prastiningsih saat meninjau ruang poli utama yang akan mulai beroperasi pada 1 April 2026.
Direktur RSUD Arifin Achmad drg Yusi Prastiningsih saat meninjau ruang poli utama yang akan mulai beroperasi pada 1 April 2026.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad resmi membuka poliklinik utama khusus pasien non-BPJS mulai 1 April 2026. Layanan ini ditujukan bagi masyarakat umum yang menginginkan akses kesehatan lebih cepat dengan sistem pelayanan eksekutif.

Direktur RSUD Arifin Achmad, drg Yusi Prastiningsih mengatakan, poli utama ini menjadi jawaban atas kebutuhan layanan di luar skema BPJS tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

"Per 1 April kami membuka poli utama untuk pasien umum non-BPJS. Ini untuk menjawab bahwa kami tidak hanya melayani pasien jaminan BPJS saja, tetapi juga bisa memberikan layanan eksekutif non BPJS dengan kualitas yang tidak kalah," ujar Yusi, Selasa (31/3/2026).

Lebih lanjut dikatakannya, pada tahap awal, terdapat enam layanan yang dibuka, yakni poli penyakit dalam, anak, saraf, gigi dan mulut, paru, serta medika estetika.

Ia menjelaskan bahwa layanan ini menggunakan sistem pendaftaran melalui telepon dan menerapkan jalur cepat (fast track), sehingga pasien tidak perlu antre panjang. Pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, radiologi, dan farmasi juga disiapkan terpisah dari layanan reguler.

"Pasien bisa mendaftar via telepon di nomor 08117690132, atau bisa datang langsung nanti diarahkan dari lobby ke poli utama. Semua proses kita buat lebih cepat, termasuk pemeriksaan penunjang," jelasnya.

Dalam layanan non-BPJS ini, pasien akan dikenakan biaya mandiri, termasuk untuk obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS. Namun, pihak rumah sakit memastikan tarif tetap kompetitif.

"Memang layanan ini berbayar karena ini non-BPJS, termasuk obat di luar BPJS. Tapi kita siapkan dengan harga yang rasional, bahkan di bawah rumah sakit lain," katanya.

Menurut Yusi, kehadiran poli ini juga sekaligus mengubah persepsi masyarakat terhadap RSUD sebagai rumah sakit yang hanya melayani pasien BPJS. "Kita ingin masyarakat tahu bahwa RSUD juga bisa memberikan layanan yang lebih fleksibel, cepat, dan nyaman untuk pasien umum," tutupnya.

Editor : Rinaldi
#RSUD Arifin Achmad #poliklinik utama #Non BPJS