BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Penegakan hukum yang berlandaskan nurani, menjadi penekanan utama dalam kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Dr Sutikno, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Rabu (1/4/2026).
Kajati menegaskan, bahwa selain disiplin dan profesional, aparat penegak hukum harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap penanganan perkara.
Sutikno datang didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Riau, Ny Wiwik Sutikno. Rombongan Kajati disambut langsung oleh Kepala Kejari (Kajari) Bengkalis, Nadda Lubis, beserta jajaran.
Dalam kunjungan tersebut, Sutikno meninjau berbagai fasilitas kantor, pelayanan publik, serta kesiapan personel dan kondisi lingkungan kerja. Selanjutnya, Kajati memberikan arahan kepada jajaran Kejari Bengkalis.
Pada kesempatan itu, Kajati Sutikno menekankan pentingnya membangun pola kerja yang tidak hanya disiplin dan responsif, tetapi juga berlandaskan nurani dalam setiap pelaksanaan tugas penegakan hukum.
"Sebagai aparat penegak hukum, bangun etos kerja yang kuat dan disiplin serta responsif," tegasnya di hadapan jajaran Kejari Bengkalis.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Siapkan Pelantikan Lanjutan, Enam OPD Masih Dipimpin Plt
Ia mengingatkan, bahwa setiap personel harus mampu menjaga integritas, menunjukkan kinerja nyata yang dapat dipertanggungjawabkan, serta membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif di lingkungan kerja.
Kajati juga menegaskan, dalam setiap penanganan perkara, aparat penegak hukum harus mengedepankan prinsip kehati-hatian dan nilai-nilai nurani.
"Kedepankan prinsip kehati-hatian dan nurani dalam setiap penanganan perkara. Penyelesaian perkara harus tuntas dan berkualitas dengan pemahaman mendalam terhadap anatomi setiap perkara," jelas mantan Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI.
Baca Juga: Disdik Riau Dukung Peningkatan Kualitas Pelatih dan Wasit Basket
Menurutnya, penegakan hukum tidak semata-mata soal prosedur, tetapi juga harus memastikan terpenuhinya rasa keadilan di tengah masyarakat. "Pastikan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum terabsorsi di dalamnya," ungkapnya.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi yang solid, adaptif, dan profesional. Dengan demikian, Kejari Bengkalis diharapkan mampu menjawab tuntutan tugas secara optimal sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Editor : Rinaldi