Kenaikan Avtur Ditanggung Negara, Jemaah Tak Perlu Takut Ada Biaya Tambahan

Joko Susilo • Dipublikasikan Kamis, 9 April 2026 | 14:37 WIB
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, H Defizon SKom MSi. (DOK RIAUPOS.CO)
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, H Defizon SKom MSi. (DOK RIAUPOS.CO)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah memastikan biaya perjalanan ibadah haji tahun 2026 tetap stabil, meski di tengah tekanan kenaikan harga avtur dunia yang cukup signifikan. Tidak hanya itu, biaya domestik melalui jalur udara di sejumlah daerah yang telah disepakati juga direncanakan tidak membebani jemaah karena akan ditanggung oleh pihak travel. 

Sementara itu, kenaikan biaya operasional penerbangan ke Arab Saudi sepenuhnya akan ditanggung oleh negara. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, H Defizon SKom MSi menegaskan bahwa jemaah tidak perlu khawatir adanya penambahan biaya.

"Kenapa avtur pesawat tidak dibebankan ke jemaah. Artinya, jemaah tidak menambahkan biaya lagi. Apalagi bagi yang sudah menyepakati biaya domestik seperti dari Pekanbaru, Pelalawan, dan Kampar," ujarnya Kamis (9/4).

Baca Juga: Menapak Jejak Haji dari Pekanbaru, Harap dan Haru di Simulasi Manasik Akbar

Ia menambahkan, untuk biaya domestik di daerah yang telah disepakati tersebut juga tidak menjadi beban tambahan bagi jemaah. Biaya itu ditangani oleh pihak travel sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya, sehingga jemaah tetap berada pada skema biaya yang sudah pasti.

Di sisi lain, tahapan persiapan keberangkatan calon jemaah haji di Riau terus dimaksimalkan. Berbagai kendala teknis yang sempat muncul kini telah dituntaskan.

Defizon mengungkapkan, persoalan visa yang sempat terjadi telah diselesaikan dengan cepat. "Ada kemarin soal visa, visa yang keluar untuk umrah. Tetapi sudah ditindaklanjuti dan tidak ada masalah lagi soal dokumen haji," jelasnya.

Baca Juga: Kemenhaj Riau Umumkan Jadwal Kloter, Kuota Haji 2026 Capai 4.682 Jemaah

Selain itu, distribusi perlengkapan jemaah juga hampir rampung. Paspor telah disiapkan, sementara koper jemaah sudah hampir 100 persen didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Riau.

Untuk memastikan kelancaran, pihak Kanwil Kemenhaj Riau juga terus melakukan pemantauan langsung ke kantor Kemenhaj di daerah. Langkah ini dilakukan agar seluruh proses keberangkatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

"Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, diharapkan keberangkatan jemaah haji asal Riau tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman," katanya.

Editor : Rinaldi
biaya haji ditanggung pemerintah avtur