Unri dan Ruijie Dorong Transformasi Digital Menuju Ekosistem Smart Campus

Herianto Baserah • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:52 WIB
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi Unri, Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil beserta jajaran Universitas Riau berfoto bersama dengan tim Ruijie Networks dalam kegiatan Ruijie Education Tour 2026 di Integrated Classroom Unri, Kamis (27/8/2026). (Humas Unri untuk Riau Pos)
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi Unri, Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil beserta jajaran Universitas Riau berfoto bersama dengan tim Ruijie Networks dalam kegiatan Ruijie Education Tour 2026 di Integrated Classroom Unri, Kamis (27/8/2026). (Humas Unri untuk Riau Pos)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Salah satu fondasi yang semakin menentukan bagaimana sebuah perguruan tinggi bergerak di antaranya adalah infrastruktur digital.

Di balik proses layanan akademik yang dapat diakses dalam hitungan detik, komunikasi antar sivitas akademika, pembelajaran yang berlangsung secara daring, hingga pengelolaan data dan informasi kampus, terdapat jaringan dan sistem digital yang bekerja hampir tanpa terlihat.

Teknologi telah menjadi bagian dari keseharian perguruan tinggi. Tantangannya kemudian bukan lagi sekadar bagaimana menggunakan teknologi, tetapi bagaimana membangun ekosistem digital yang mampu memberikan dampak lebih luas bagi pendidikan, riset, inovasi, dan masyarakat.

 Baca Juga: Job Fair PCR Selama Dua Hari Diikuti 31 Perusahaan

Persoalan tersebut menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam Ruijie Education Tour 2026: The Digital Backbone of Societal Impact, yang diselenggarakan oleh Ruijie Networks dengan Universitas Riau (Unri) sebagai pihak yang memfasilitasi kegiatan, di Gedung Integrated Classroom Unri, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan ini mempertemukan unsur pimpinan, unit kerja, fakultas, sivitas akademika Unri, narasumber, peserta, serta para pemangku kepentingan untuk berbagi perspektif mengenai perkembangan teknologi dan masa depan infrastruktur digital perguruan tinggi.

Menariknya, Unri menjadi salah satu perguruan tinggi yang menjadi percontohan dalam pengembangan ekosistem dan sistem informasi perguruan tinggi. Salah satu pengembangan yang dilakukan Unri adalah melalui platform Satu Unri, yang diarahkan untuk mendukung integrasi berbagai layanan dan sistem informasi dalam lingkungan universitas.

 Baca Juga: Kabut Asap Menipis, Kualitas Udara di Pelalawan Masuk Kategori Tidak Sehat

Praktik dan pengalaman Unri dalam pengembangan sistem informasi tersebut menjadi bagian dari pertukaran pengetahuan dalam kegiatan Ruijie Education Tour 2026. Kegiatan ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, antara lain Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sriwijaya (Unsri), Institut Teknologi Sumatera (Itera), Politeknik Negeri Batam (Polibatam), serta Universitas Islam Negeri (UIN) dari berbagai provinsi di Indonesia.

Keterlibatan berbagai perguruan tinggi tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital tidak lagi menjadi kebutuhan satu institusi, melainkan menjadi agenda bersama dalam membangun pendidikan tinggi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Jaringan yang cepat dan perangkat yang canggih pada akhirnya harus bermuara pada sesuatu yang lebih besar, bagaimana teknologi mampu membuat layanan pendidikan menjadi lebih baik, pembelajaran semakin berkualitas, riset berkembang lebih cepat, dan inovasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 Baca Juga: Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Perancang Dorong Sanksi Administratif jadi Instrumen Penegakan Hukum

Demikian disampaikan Rektor Unri Prof Dr Sri Indarti SE MSi, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerja Sama dan Sistem Informasi Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil. Ia menyampaikan bahwa transformasi digital perlu dibangun melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan perguruan tinggi.

‘’Transformasi digital bukan hanya persoalan menghadirkan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan manfaat bagi proses pendidikan, pelayanan, riset, dan seluruh sivitas akademika. Karena itu, kolaborasi dengan dunia industri menjadi penting untuk memperkuat ekosistem digital di Unri,” ujar Sofyan.

Menurutnya, perkembangan teknologi juga perlu diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola yang mendukung. Dengan demikian, penguatan infrastruktur digital tidak berhenti pada pembangunan jaringan, tetapi menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang semakin efektif, terintegrasi, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

 Baca Juga: Mabes TNI Turunkan Jenderal dan Empat Pamen ke Meranti, Karhutla Jadi Perhatian Serius

Lebih lanjut, Sofyan menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat. Dunia akademik memiliki pengetahuan, sumber daya manusia, dan kebutuhan nyata di lapangan. Sementara industri memiliki pengalaman, inovasi, serta perkembangan teknologi yang terus bergerak.

‘’Unri menyambut baik pelaksanaan Ruijie Education Tour 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring dan pertukaran pengetahuan di bidang teknologi pendidikan. Sebagai pihak yang memfasilitasi kegiatan, Unri memberikan ruang bagi sivitas akademika untuk berinteraksi langsung dengan pelaku industri teknologi sekaligus memperoleh perspektif mengenai perkembangan infrastruktur digital dan implementasinya di lingkungan pendidikan tinggi," jelasnya.(nto/c)

Editor : Edwar Yaman
Ruijie Networks Ekosistem Smart Campus transformasi digital Unri