BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum DPH Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rokan Hilir (Rohil) Datuk Seri Jufrizan SPi angkat bicara terkait dengan tragedi penikaman yang terjadi di Kompleks BMH di Jalan (Bum Me He) di Gang Utama 3 Jalan Utama, Bagansiapiapi.
"Kejadian tersebut merupakan murni peristiwa kriminalitas, yang dilakukan oleh individu, jadi jangan dikaitkan dengan persoalan persukuan seperti ada yang dinarasikan di medsos," ujar Datuk Seri Jufrizan, Jumat (4/4/2025).
Pihak LAMR Rohil, terang Jufrizan, mengajak semua pihak dapat sama-sama menghormati proses hukum yang berlaku. Dan pihaknya menyampaikan harapan kepada pihak kepolisian agar dapat mengusir tuntas kasus yang terjadi dengan membawa pelaku ke jalur hukum yang berlaku.
"Mari bersama-sama kita hindari opini yang bersifat tendensius, provokatif atau informasi yang belum terverifikasi," katanya.
Ia mengajak bersama sama menjaga keharmonisan dan persatuan ditengah masyarakat yang majemuk.
"Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama, dan dalam waktu dekat kami akan mengadakan rapat bersama menyikapi hal ini dengan Berbagai pihak seperti Pemda, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lain-lain," katanya.
Sebelumnya dua orang yakni Bripka Lestari Chandra dan Herman tewas pada peristiwa duel maut berujung penikaman di Komplek BMH, sementara satu orang Dedi Butut selamat setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Sementara pelaku Marselinus Kuku menyerahkan diri ke Polsek Bangko usai kejadian, selanjutnya diserahkan ke Polda Riau. (fad)
Editor : Edwar Yaman