BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Suasana menyambut tahun baru Imlek 2577 Kongzili mulai terasa di Kota Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil).
Mulai dari peningkatan aktivitas masyarakat Tionghoa yang membersihkan rumah, mengecat rumah dan ada juga komunitas masyarakat yang bersiap-siap memasang tiang pancang untuk gantungan lampu di pinggir jalan Perniagaan-Perdagangan.
Selain itu sejumlah toko nampak semarak menjual pernak-pernik perayaan Imlek. Diketahui Imlek tahun 2026 ini jatuh pada 17 Februari 2026.
Salah satu toko yang menjual pernak-pernik Imlek tersebut adalah Toko Prima yang terletak di jalan Perdagangan Kelurahan Bagan Barat, Bangko.
Terlihat berbagai aksesories berwarna merah bergantungan, memenuhi ruangan toko tersebut. Lampion berbagai ukuran mulai besar hingga kecil pun tersedia.
"Terdapat berbagai dekorasi untuk Imlek, yang biasanya dipergunakan untuk hiasan di rumah," terang yang menjaga toko, Jat No.
Ia menerangkan beberapa jenis aksesoris tersebut mulai dari gantungan, lampion berbagai ukuran dengan harga bervariasi dikisaran Rp45ribu hingga ratusan ribu.
Saat ini terangnya, pembelian aksesories atau pernak-pernik Imlek tersebut sudah mulai dibeli warga meskipun masih dalam jumlah yang tidak banyak.
Menariknya yang membeli tambahnya tak hanya warga Tionghoa tapi juga non Tionghoa. "Ya ada juga yang membeli, satu-dua orang," katanya.
Terpisah, seorang warga Julianti membenarkan dalam beberapa pekan kedepan warga Tionghoa di Bagansiapiapi menyambut Imlek. "Tahun ini berdekatan dengan bulan puasa," kata pelaku usaha warung kopi ini, Senin (26/1/2026).
Menjelang momen Imlek terangnya dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk melakukan usaha berjualan yang sehari-hari dilakoninya, mengingat begitu memasuki bulan puasa aktivitas di warung kopi menurun drastis.
"Biasanya kalau puasa, saya tidak jualan lagii karena yang minum tak ada atau sangat sedikit. Jadi menjelang Imlek ini dimaksimalkan usaha, buka dari pagi sampai malam dimana biasanya hanya sampai sore," katanya. (fad)
Editor : M. Erizal