PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO)-Setelah sepekan pencarian seorang balita hanyut di aliran Sungai Rokan atanasma Adam (3), warga Dusun Durian Sebatang, Desa Suka Damai Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rohul belum berhasil ditemukan.
Akhirnya, Rabu (12/3/2025) siang, secara resmi Tim Gabungan dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Rohul, Polri, TNI telah menghentikan pencarian korban yang terpeleset saat bermain di aliran sungai Rokan pada Kamis (6/3/2025) petang lalu.
Kalaksa BPBD Rohul H Ridarmanto MIp melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Rohul Boy Arta saat dikonfirmasi Riaupos.co, Rabu (12/3/2025) membenarkan, telah dihentikan upaya pencarian korban balita hanyut atasnama Adam (3) di aliran Sungai Rokan di Ujung Batu.
Pasalnya, setelah sepekan Tim gabungan sejak hari petama Kamis (6/3/2025) korban dilaporkan hanyut berusaha mencari hingga menyisir ke radius 30-45 Km aliran Sungai Rokan di Kecamatan Kunto Darussalam dan Pagaran Tapah Darussalam dari TKP.
Namun tidak memperoleh hasil sebagaimana yang diharapkan bersama.
Dari hasil rapat bersama tim gabungan bersama pemerintah desa dan keluarga korban, Maka tim menetapkan penghentian pencarian.
Pasalnya, sesuai SOP, pencarian dilakukan selama 7 hari berturut-turut.
‘’Tim gabungan masing-masing Basarnas Pekanbaru, BPBD Rohul, Polri telah kembali ke maskas masing-masing pada Rabu (12/3/2025) siang ini. Kami mohon maaf kepada masyarakat dan pihak keluarga korban,'' ujarnya.
Diketahui peristiwa balita hanyut, bermula, Kamis (6/3/2025) pukul 16.00 WIB, ketika korban Adam (3) tengah asyik bermain mobil-mobilan di belakang rumahnya yang berada di Tepi Sungai Rokan bersama kakanya Suci dan seorang temannya Arpi (6).
Pada saat mainan yang digunakannya terjatuh kedalam sungai.
Tanpa berpikir panjang anak yang masih berusia 3 tahun dipelihara oleh kakeknya bernama Jalil (62) yang saat itu sedang melaksanakan salat ashar di dalam rumah.
Tiba-tiba berusaha untuk meraih mainannya, namun nahas, balita malang itu terpeleset dan langsung terseret arus Sungai Rokan yang deras pada Kamis (6/3/2025) petang itu di Dusun Durian Sebatang, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu.
Mendengar teriakan kakak korban, sang kakek, Ahmad Jalil (62) yang sedang salat ashar, segera berlari keluar rumah dan terjun ke sungai untuk menyelamatkan cucunya.
Namun, upaya pencarian tak kunjung membuahkan hasil.
Editor : Eka G Putra