PASIR PENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya maksimal dalam mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) tahun anggaran 2025. Hingga 31 Oktober 2025, realisasi PAD Rohul telah mencapai 79 persen dari target sebesar Rp316,32 miliar yang ditetapkan dalam APBD Perubahan Tahun 2025.
Dengan waktu efektif kurang dari dua bulan menuju akhir tahun, Bapenda kini melakukan pemetaan potensi pendapatan daerah secara menyeluruh untuk memastikan seluruh target penerimaan dapat tercapai sesuai yang telah disepakati bersama antara Pemkab dan DPRD Rohul.
‘’Kami tetap optimistis, asumsi pendapatan yang telah dihitung berdasarkan pemetaan dan potensi yang ada dengan waktu tersisa hingga akhir tahun dapat terealisasi sesuai target, terutama pada sektor pajak daerah,’’ ungkap Kepala Bapenda Margono SSos MSi melalui Sekretaris Bapenda Rohul Zulheri SE MSi menjawab Riau Pos, Kamis (13/11).
Menurut Zulheri, target PAD Rohul tahun ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam APBD murni 2025, target PAD hanya sebesar Rp183,35 miliar, sementara pada APBD Perubahan meningkat menjadi Rp316,32 miliar atau naik sekitar Rp132,97 miliar.
Kenaikan tersebut tidak terlepas dari penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), yang mulai berlaku efektif pada Januari 2025.
Salah satu implikasi dari regulasi ini, kata Zulheri, adalah peralihan sistem pengelolaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang kini sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.(epp)
Editor : Arif Oktafian