Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pemkab dan Forkopimda Rohul Siap Amankan Perayaan Nataru di Tengah Cuaca Ekstrem, Ini Penjelasan Bupati Anton

Engki Prima Putra • Selasa, 2 Desember 2025 | 23:00 WIB
Bupati Rohul Anton didampingi Forkopimda dan Kepala OPD hadiri rakor virtual bersama Mendagri terkait pengamanan Nataru di ruang rapat rumdis Bupati, Senin (1/12/2025).
Bupati Rohul Anton didampingi Forkopimda dan Kepala OPD hadiri rakor virtual bersama Mendagri terkait pengamanan Nataru di ruang rapat rumdis Bupati, Senin (1/12/2025).

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) --Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi potensi bencana sekaligus pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), di tengah ancaman cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di penghujung tahun.

Kesiapsiagaan tersebut ditegaskan oleh Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM kepada wartawan, Senin (1/12/2025), usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, dalam rangka antisipasi potensi bencana serta kesiapan pengamanan Nataru.

Rakor tersebut diikuti Bupati Anton dari Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati, didampingi Ketua DPRD Rohul Hj Sumiartini, Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriyadi Prabowo, Wakapolres Kompol I Made Juni Artawan SIK MH, Sekda Muhammad Zaki SSTP MSi serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Menindaklanjuti hasil Rakor Nasional ini, kami di Rokan Hulu telah menyiapkan Tim Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) serta Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD yang siap siaga menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi," tegas mantan Kadis PUPR Rohul itu.

Bupati Anton menjelaskan, sebanyak 47 aparatur sipil negara (ASN) dan staf administrasi BPBD, serta 18 personel Tim Reaksi Cepat telah disiagakan. Seluruh peralatan penanggulangan bencana juga dipastikan dalam kondisi siap pakai.

"Peralatan dan kendaraan telah dicek dan siap digunakan, mulai dari mesin shibaura, pompa air, tenda, selang, mini striker, chainsaw, speedboat, mobil tangki, fire jeep hingga sepeda motor," jelasnya.

Berdasarkan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Rokan Hulu, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Karena itu, intensitas pemantauan dan kesiapsiagaan di daerah rawan bencana terus ditingkatkan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), katanya, Pemkab Rohul juga memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan strategis. Sejumlah titik rawan longsor, banjir dan jalan amblas telah dipetakan. Alat berat seperti backhoe loader, dump truck, grader dan vibro disiagakan di titik-titik strategis.

"Rute alternatif juga sudah kami petakan. Petugas dari Dinas PUPR kami tempatkan di posko siaga agar respon cepat bisa dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi gangguan akses," tambah Anton.

Dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, katanya, Pemkab Rohul bersama Polres menyiapkan empat pos pengamanan, yakni di depan Islamic Centre Pasir Pengaraian, Simpang TB, Kabun, dan di wilayah perbatasan Kecamatan Tambusai. Pos tersebut akan menjadi pusat kendali keamanan, lalu lintas serta distribusi kebutuhan pokok dan BBM.

Selain pos pengamanan, Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul juga menyiapkan tiga posko layanan kesehatan yang berlokasi di LKA Tambusai, Simpang TB dan Pematang Baih. Masing-masing posko dilengkapi dokter, perawat, ambulans serta petugas yang bertugas dalam tiga shift selama 12 hari masa pengamanan Nataru.

Sementara itu, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Rohul, akan menurunkan personel untuk pengamanan tempat ibadah, patroli ketertiban umum, serta antisipasi kejadian darurat. Dinas Perhubungan bersama Polri, Pramuka, Senkom dan Satpol PP juga dikerahkan untuk mengawasi kelancaran lalu lintas dan mengatasi potensi kemacetan di titik-titik rawan.

Sedangkan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul turut meningkatkan pengawasan di lokasi-lokasi wisata dengan menerapkan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment) serta menyiapkan langkah-langkah mitigasi bencana sesuai informasi dari BMKG. Pemeriksaan sarana, prasarana serta wahana wisata dilakukan secara berkala demi menjamin keselamatan pengunjung.

Dari sisi ketahanan pangan, Pemkab Rohul memastikan stok bahan pokok masih dalam kondisi aman. Ketersediaan beras untuk tiga bulan periode Nataru tercatat mencapai 14.702,77 ton, sementara kebutuhan diperkirakan sekitar 14.148,90 ton. Sidak pasar dan distributor juga akan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

Di sisi lain, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memastikan situasi ideologi, politik, sosial, budaya dan keamanan di Kabupaten Rokan Hulu dalam kondisi aman dan kondusif. Pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk indikasi kelompok radikal, terus dilakukan bekerja sama dengan pihak terkait. "Seluruh OPD terkait telah menyiapkan personel, anggaran, peralatan, dan posko siaga. Koordinasi lintas sektor terus kami jalankan agar perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Rokan Hulu berlangsung aman, tertib dan nyaman," harap Bupati Anton.

 

Editor : Rinaldi
#cuaca ekstrem #pemkab rohul #bupati anton #perayaan nataru