PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton ST MM terus mendorong program Masjid Produktif dengan memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR) kebun kelapa sawit seluas 30 hektare dari PT Anugerah Niaga Sawindo (ANS) sebagai sumber pendapatan dan penopang kegiatan Masjid Agung Islamic Center (MAIC) Rohul ke depannya
Program ini menjadi bagian dari terobosan Pemkab Rohul dalam menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai motor penggerak kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.
Tak hanya fokus membenahi kegiatan keagamaan serta meningkatkan kunjungan jamaah dan wisatawan religi ke MAIC Rohul yang pernah meraih dinobatkan sebagai masjid terbaik tingkat nasional tahun 2015.
Baca Juga: Unggul di Babak Pertama, PSPS Pekanbaru Bungkam Persikat Tegal 4-2
Pemkab Rohul di bawah kepemimpinan Bupati Anton bersama Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH MM juga menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong transformasi masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi.
Sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu, berbagai langkah strategis terus dilakukan, dalam membenahi MAIC Rohul, salah satunya melalui kemitraan dengan pihak swasta tanpa membebani APBD Rohul.
Langkah konkret Bupati Anto tersebut, ditandai dengan telah dilaksanakan kerja sama antara Badan Pengelola (BP) MAIC Rohul dengan PT ANS dalam pengelolaan kebun sawit seluas 30 Ha melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Ketua Badan Pengelola MAIC Rohul H Ibnu Ulya didampingi Kabag Hukum Setda Rohul Erinaldi SH MM bersama perwakilan Direksi PT ANS Jumat (17/4/2026) di Kantor Pusat PT ANS Pekanbaru.
Bupati Anton menyampaikan apresiasi atas komitmen PT ANS dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT ANS yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan daerah melalui kemitraan produktif. Ini adalah contoh konkret bagaimana dunia usaha dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” ungkap Bupati Anton menjawab Riaupos.co, Jumat (17/4/2026), menanggapi penandatanganan kerjasama BP MAIC Rohul dengan PT ANS atas penyaluran bantuan CSR Kebun Sawit seluas 30 Ha.
Baca Juga: Kulit Jeruk Jangan Dibuang, Bisa Dibuat Masker agar Wajah Sehat Bercahaya
Menurut Anton, kemitraan ini menjadi model sinergi antara pemerintah dengan dunia usaha dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi melalui program CSR yang produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya rumah ibadah.
Bupati menegaskan ke depan, program CSR harus diarahkan pada kegiatan yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi, bukan sekadar bantuan sesaat. Melalui kerja sama tersebut, MAIC Rohul diharapkan memperoleh sumber pendapatan jangka panjang yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program sosial, pendidikan keagamaan serta pemberdayaan umat.
“Masjid harus hidup, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi umat. Inilah arah pembangunan yang kita dorong melalui program Masjid Produktif,” tegas mantan Kadis PUPR Rohul itu.
Baca Juga: PSPS Pekanbaru Unggul 2-1 atas Persikat Tegal di Babak Pertama
Dalam skema kerja sama tersebut, lanjut Bupati Anton, pengelolaan kebun sawit seluas 30 Ha dilakukan dengan sistem bagi hasil yang profesional dan berkelanjutan.
Pada periode awal 2026-2031, sebesar 60 persen hasil kebun dialokasikan untuk biaya investasi dan pemeliharaan.
Sisanya 40 persen lagi menjadi porsi bagi hasil antara perusahaan dan MAIC, dengan komposisi 60 persen untuk perusahaan dan 40 persen untuk MAIC Rohul.
Baca Juga: Perbasi Riau Tuntaskan Penataran Pelatih dan Wasit Lisensi C di Bangkinang
''Dalam waktu dekat, perusahaan akan merealisasikan pembayaran perdana hasil panen untuk MAIC Rohul sebesar 40 persen,'' ujar Bupati Anton.
Selanjutnya, memasuki periode kedua pada 2032 hingga masa replanting, porsi biaya investasi menurun menjadi 40 persen, sehingga peluang kontribusi bagi masjid akan semakin meningkat seiring produktivitas kebun.
“Pengelolaan program ini dilakukan secara transparan dengan pengawasan berkelanjutan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, terutama untuk aktivitas sosial dan kesejahteraan masyarakat melalui program Masjid Produktif yang dilaksanakan MAIC Rohul kedepan” kata Bupati Anton. (epp)
Editor : M. Erizal