PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Kabar gembira bagi masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Memanfaatkan momentum liburan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Tim Penggerak PKK kembali melaksanakan program sunat massal gratis bagi 800 anak kurang mampu yang tersebar di 16 kecamatan.
Program tahunan yang selalu dinantikan masyarakat ini, tanpa dipungut biaya dan kuotanya terbatas. Karena itu, para orang tua diimbau untuk segera mendaftarkan anaknya melalui puskesmas terdekat sebelum kuota terpenuhi.
Bupati Rohul Anton ST MM melalui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul dr Bambang Triono MM mengatakan, pelaksanaan program sunat massal gratis yang dilaksanakan saat liburan sekolah tahun ini, merupakan hasil kolaborasi antara jajaran dinkes bekerjasama dengan Baznas dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul dalam membantu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesehatan anak-anak di Negeri Seribu Suluk.
"Dari total 800 peserta yang ditargetkan, sebanyak 480 anak dibiayai melalui anggaran yang tertera di dalam DPA Dinas Kesehatan Rohul dan 320 anak lainnya didukung Baznas Rohul," ujar Bambang Triono menjawab Riaupos.co, Jumat (5/6/2026),terkait pelaksanaan program Sunat Massal Gratis bagi anak kurang mampu di Kabupaten Rohul.
Ia menegaskan, seluruh peserta tidak dikenakan biaya apa pun. Orang tua hanya perlu mendaftarkan anak melalui puskesmas di wilayah masing-masing dengan melengkapi persyaratan administrasi yang telah ditentukan.
"Program sunat massal ini gratis. Orang tua cukup membawa Kartu Keluarga (KK) Rohul dan Kartu Identitas Anak (KIA) saat mendaftar melalui puskesmas di kecamatan terdekat maupun Unit Pengumpulan Zakat," jelas mantan Kadis Dalduk KB Rohul itu.
Menurut Bambang, pelaksanaan sunat massal akan dimulai pada 14 Juni 2026 dan berlangsung secara bertahap. Sebanyak 12 kecamatan akan mendapat layanan selama liburan sekolah bulan Juni, sementara empat kecamatan lainnya dijadwalkan pada Desember 2026.
''Untuk memastikan informasi program menjangkau masyarakat luas, Pemkab Rohul menggandeng Tim Penggerak PKK hingga tingkat desa. Para kader PKK akan membantu melakukan sosialisasi sekaligus mengarahkan calon peserta melakukan pendaftaran melalui puskesmas di tempat domisili,'' sebutnya.
Di sisi lain, lanjut Bambang, Baznas Rohul juga melibatkan UPZ di masing-masing kecamatan. Setiap UPZ diberikan kuota peserta yang selanjutnya akan diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Baca Juga: Beasiswa CSR BRK Syariah Bantu Mahasiswa STIT Mumtaz Karimun Wujudkan Cita-cita Pendidikan
Menariknya, di sejumlah kecamatan kegiatan sunat massal gratis ini juga akan dirangkai dengan layanan pengobatan gratis yang melibatkan dokter spesialis bagi masyarakat.
"Selain kegiatan sunat massal gratis, sejumlah kecamatan akan disertai pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis dokter spesialis untuk masyarakat," tambahnya.
Berikut rencana jadwal pelaksanaan Sunat Massal dan Pengobatan Dokter Spesialis Gratis Tahun 2026 di Rohul, dimulai di Kecamatan Kunto Darussalam pada 14 Juni 2026 (Pengobatan Dokter Spesialis), Kepenuhan Hulu 16 Juni 2026 (Pengobatan Dokter Spesialis), Rambah dan Bangun Purba pada 18 Juni 2026.
Baca Juga: Wuling Kian Melekat sebagai Ikon Mobil Listrik di Indonesia
Kecamatan Kabun 21 Juni 2026 (Pengobatan Dokter Spesialis), Rambah Hilir dan Kepenuhan 22 Juni 2026, Rambah Samo dan Ujung Batu 23 Juni 2026, Tandun 24 Juni 2026, Pendalian IV Koto 25 Juni 2026, Tambusai Utara 29 Juni 2026.
Sementara untuk pelaksanaan Sunat Massal Gratis di Kecamatan Rokan IV Koto, Tambusai, Bonai Darussalam dan Pagaran Tapah akan dilaksanakan pada liburan anak sekolah Desember 2026.
Bambang berharap program Sunat Massal dan pengobatan dokter spesialis gratisdi sejumlah kecamatan ini dapat meringankan beban keluarga kurang mampu sekaligus membantu anak-anak dan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak.
Apalagi, tambahnya, pelaksanaan program Sunat Massal gratis ini saat liburan anak sekolah, sehingga memberi waktu yang cukup bagi peserta untuk menjalani masa pemulihan sebelum kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di awal tahun ajaran baru pendidikan 2026/2027.
"Kuota terbatas menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Peserta program Sunat Massal Gratis tersebar di 16 kecamatan, masyarakat yang berminat diimbau segera mendaftarkan anaknya melalui puskesmas masing-masing," tutup Bambang. (epp)
Editor : M. Erizal