Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan Awali Pencegahan di Internal, Komit Berantas Korupsi Bersama-sama

Redaksi • Selasa, 10 Desember 2024 | 13:00 WIB
Ketua DPRD Siak Indra Gunawan (dua kanan) foto bersama Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Ketua DPRD Siak Indra Gunawan (dua kanan) foto bersama Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

RIAUPOS.CO - KETUA DPRD Siak Indra Gunawan memiliki semangat yang besar dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Pencegahan dan pemberantasan korupsi menjadi atensi DPRD Siak.Makanya ketika bimtek pimpinan dan anggota DPRD Siak, Sabtu (7/12) lalu di Pekanbaru, pihaknya sengaja mengundang Asesor Kompetensi LSP KPK RI Drs H Eduar MKom sebagai pembicara.

Adapun tema bimtek ‘’Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dan Percepatan Daya Serap Anggaran dalam Rangka Terwujudnya Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah’’.

’’Kami ingin semua elemen menyadari akibat yang ditimbulkan jika terjadi korupsi dalam sebuah lingkungan atau institusi,’’ kata Indra Gunawan.

Materi yang disampaikan Eduar benar-benar mengena dan sangat sederhana. Contoh yang diambil dalam kegiatan sehari-hari di kantor maupun di lingkungan pergaulan sebagai legislatif.

Tinggal bagaimana memaknai dan merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari, mengatakan tidak pada korupsi, dengan tetap fokus pada tugas pokok dan fungsi legislatif.

Legislatif dan eksekutif merupakan satu kesatuan. Dan di sekitar ada forkopimda yang di dalamnya ada aparat penegak hukum, Kodim, Polres, Kejari, Pengadilan Negeri dan lainnya.

Tentu saja komunikasi dan koordinasi yang baik, dengan pendampingan dan terus mengingatkan atau korektif, pencegahan korupsi benar-benar dapat dilakukan dengan seksama.

‘’Sejauh ini, berkat komunikasi yang baik, indikasi korupsi dapat kami cegah secara terpadu,’’ kata Indra Gunawan.

Langkah ini tentu saja memerlukan sinergi, dan berproses menuju Siak terbebas dari tindak pidana korupsi seperti tema peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024, ‘’Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju’’.

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan bangga dan senang sinergisitas yang terjalin legislatif dengan forkopimda. Hal ini penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian serta jauh dari indikasi korupsi karena bersama mencegah dan mengatakan tidak pada korupsi.

Tema ‘’Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju’’, mengandung filosofi sebagai berikut, sejalan dengan tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia 2024, “Nusantara Baru Indonesia Maju.

Frasa teguhkan komitmen mengandung makna penguatan komitmen seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan pemberantasan korupsi.

Kata berantas menyiratkan niat, kemauan, keberanian, tekad dan daya juang kuat untuk memberantas korupsi di Indonesia.

Kata maju bermakna semangat dan optimisme untuk terus berakselerasi ke depan mencapai tujuan pembangunan nasional.

Secara keseluruhan, tema ini mengandung filosofi bahwa Indonesia membutuhkan penguatan komitmen dari seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu memberantas korupsi demi terwujudnya tujuan pembangunan nasional dengan memanfaatkan tiga momentum besar di Indonesia yakni pergantian kepemimpinan nasional, pembangunan Ibu Kota Baru Nusantara (IKN) dan menuju Indonesia emas 2045.

Sementara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat upaya pemberantasan korupsi di tanah air.

Disebutkan Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, pesan tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan yang mewakili Presiden RI, dalam pidato pembukaan rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 yang digelar di Gedung Juang Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (9/12) siang.

‘’Kita semua tahu bahwa korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang sangat menghambat pembangunan dan merusak ekonomi bangsa,’’ katanya.

Komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi juga tertuang dalam semangat Asta Cita poin ke-7, yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

Pemberantasan korupsi adalah upaya panjang yang berkelanjutan, sehingga butuh dukungan semua lini dalam pemberantasannya.

‘’Hakordia adalah sarana yang sangat penting dalam menyampaikan pesan antikorupsi, kepada seluruh lapisan masyarakat dalam kegiatan kolaboratif dan edukatif,’’ jelasnya.

Maka diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif bahwa korupsi adalah musuh bangsa yang dapat diperangi untuk mencapai Indonesia emas 2045.

Dalam kesempatan yang sama, dijelaskan Indra Gunawan, Ketua KPK Nawawi Pomolango juga menyampaikan dukungannya pada komitmen Presiden RI dalam pemberantasan korupsi.

‘’Kami memahami tantangan pemberantasan korupsi di Indonesia sangat besar. Namun, kami juga percaya dengan semangat Asta Cita di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, penguatan KPK, pelaksanaan pemerintahan yang bersih, serta penegakan hukum yang independen dan berkeadilan dapat diwujudkan,’’ ujarnya.

Melalui tema Hakordia 2024 “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju”, KPK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyemarakkan peringatan ini.

‘’Dengan semangat kebersamaan, mari kita jadikan momentum Hari Antikorupsi Sedunia ini sebagai tonggak perubahan mewujudkan Indonesia yang bersih, adil, dan bermartabat menuju Indonesia emas 2045,’’ pungkasnya.

Bersandar dari itu, Ketua DPRD Siak Indra Gunawan mengajak semua elemen di Kabupaten Siak untuk meningkatkan integritas dengan bersinergi melawan penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan, dengan mengatakan tidak pada korupsi.(adv)

Editor : Rindra Yasin
#pemberantasan korupsi #cegah korupsi #dprd siak