SIAK (RIAUPOS.CO) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Drs H Arfan Usman MPd menegaskan, rasionalisasi anggaran tidak berdampak pada pengurangan atau merumahkan tenaga honorer.
Hal itu ditegaskan Sekdakab Arfan Usman, untuk menepis isu yang beredar di tengah masyarakat. Pemangkasan anggaran yang dilakukan Pemkab Siak tidak berimbas pada tenaga honorer.
‘’Ada isu berkembang di luar, akibat rasionalisasi anggaran, Pemerintah Daerah (Pemda) Siak akan merumahkan atau PHK tenaga honorer, saya tegaskan informasi ini tidak benar,’’ terang Sekdakab saat memimpin apel di halaman Kantor Bupati Siak, Senin (17/2) pagi.
Menurutnya, Pemkab Siak tidak pernah membahas terkait pemberhentian atau merumahkan tenaga honorer, dan tidak ada honorer yang dirumahkan.
‘’Jadi jangan dipukul rata, jika di beberapa daerah di Riau, Pemdanya akan melakukan pemutusan hubungan kerja, untuk Siak, saya luruskan semua honorer yang terdata terus bekerja dan tidak ada yang dirumahkan,’’ tegas Arfan.
Meskipun demikian, Sekdakab membenarkan adanya pemangkasan anggaran di setiap satuan kerja (satker), namun hal ini juga terjadi di kementerian dan lembaga di pusat.
Disebutkan Arfan Usman, pengurangan anggaran ini bagian dari tata kelola anggaran dan belanja daerah agar lebih efektif dan efisien serta skala prioritas.(mng)
Editor : Arif Oktafian