Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Begini Kejadian Ribuan Warga Siak Bakar Barak dan Perkantoran PT SSL, Tangis Karyawan: Tersisa Baju di Badan, Ada yang Cincin Tunangannya Hilang

Monang Lubis • Kamis, 12 Juni 2025 | 08:24 WIB

 

Bangunan dalam areal perusahaan PT SSL tampak rata dengan tanah usai dibakar dan dirusak ribuan warga di Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Rabu (11/6/2025).
Bangunan dalam areal perusahaan PT SSL tampak rata dengan tanah usai dibakar dan dirusak ribuan warga di Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Rabu (11/6/2025).

SIAK (RIAUPOS.CO) - Sedikitnya 2.000 warga merangsek masuk ke perkantoran, perumahan dan barak PT SSL yang berada di Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Rabu (11/6/2025).

Konflik warga dengan perusahaan sejak beberapa waktu lalu terjadi, dimana warga meminta perusahaan tak lagi menanam di lahan mereka. Namun, menurut warga, hanya janji yang mereka dapat.

Kejadian warga Siak mengamuk hingga membakar barak dan perkantoran perusahaan ini membuat heboh. Sebab, pemerintah mulai dari pusat hingga daerah baru saja menyelesaikan beberapa persoalan lahan di wilayah Riau.

Informasi yang dirangkum Riaupos.co saat kejadian di lokasi. Sesampainya Riaupos.co di gerbang, aroma asap menyeruak, pos yang terbuat dari peti kemas hangus, klinik berbentuk rumah di belakang pos juga terbakar.

Di samping klinik ada perumahan karyawan keluar dari perkantoran, kompleks perumahan karyawan, dan barak yang luluh lantak oleh api.

Tim Damkar turun lebih awal, beberapa saat setelah barak dilaporkan Kabagops Polres Siak Kompol Didi Antoni, dilalap api.

Tak berselang lama, Kapolres AKBP Eka Ariandy Putra, Dandim 0322/ Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho dan Bupati Siak Afni Z, tiba di lokasi.

Suasana masih riuh, sebab massa aksi masih berada di sekitar lokasi. Bupati Afni yang bicara berada di dalam kebisingan massa yang teriak.

Informasi akan adanya dugaan penganiayaan di wilayah Merempan Hulu, membuat massa aksi bergerak ke Merempan Hulu.

Terlihat di samping pos satu unit mobil patroli hangus. Demikian pula tampak tujuh pintu rumah karyawan di sisi kanan juga hangus, termasuk dua unit mobil yang diparkir di garasi rumah.

 

Lebih ke atas, bagian belakang komplek juga api di rumah masih menyala, termasuk mobil karyawan.

Di bagian depan, barak pekerja delapan pintu remuk dan hampir motor yanv ada di dalamnya hangus terbakar.

Pengakuan Ahmad, karyawan asal Besitang, Langkat, Sumatera Utara yang tak bisa membendung air matanya.

Tak hanya sepeda motornya yang hangus terbakar, tapi juga ijazah dan bajunya ikut menjadi abu.

"Yang tinggal hanya baju di badan," kata Ahmad sambil mengusap air matanya.

Ada juga karyawan kontrak yang terpaksa menahan pilu karena cincin tunangannya hilang.

Saat kamarnya terbakar, dia sedang sarapan. Dia tak bisa menyelamatkan barang barangnya.

Bahkan cincin tunangannya tak dia temukan. Dia menduga ada yang mengambil sesaat kamarnya belum terbakar.

Ada enam mobil yang terbakar, diantaranya bus, dan belasan sepeda motor.

Afni tiba di lokasi dielu-elukan oleh massa aksi, bersamanya ada Dandim 03/22 Siak Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho, Kapolres

"Tadi sedang rapat RPJMD, bagaimana menyelamatkan setiap rupiah uang rakyat Siak. Dapat kabar di sini terjadi bakar-bakaran," kata Bupati Siak Afni dihadapan massa aksi.

 

Afni berpesan agar warga Siak tidak mengulang kejadian serupa di wilayah Negeri Istana Matahari Timur, julukan Kabupaten Siak tersebut.

"Hari ini di samping saya ada Dandim. Kapolres. Saya turun langsung tandanya kami ada bersama masyarakat. Kami minta tolong tidak juga sampai begini," sambungnya berharap.

Makanya dalam visi misi Afni-Syamsurizal. memperjuangkan hak hutan tanah
rakyat menjadi visi misi utama kepala daerah yang baru dilantik ini.

Karena itu, kata bupati ia langsung turun ke lokasi. Sebab menurutnya, yang diperjuangkan itu sawit lama. Bagaimana kriterianya, nanti sesuai undang undang yang ada akan ditindaklanjuti sebagai solusi bersama.

"Dengan begitu jangan sampai ada penumpang gelap. Jangan gara gara seperti ini, bupatinya turun, semua turun lalu merasa nanti semua akan mendapat, kemudian ada yang tanam sawit baru. Jangan," beber Afni.

Bupati Siak perempuan pertama itu juga meminta massa dapat lebih tenang. Serta mempercayakan persoalan kepada Pemkab Siak untuk diselesaikan dengan mencari jalan terbaik bersama perusahaan.

"Hari ini kalau semua yakin dan percaya Kalau bupati yang baru ini mau membela kalian tolong jangan anarkis. Tapi ini sinyal, sinyal perlawanan rakyat semuanya sudah kami terima dan biarkan kami yang meneruskannya ke dalamnya," sambung Afni.

Sementara itu, dikatakan Kapolres Eka, belasan motor terbakar dan pihaknya melakukan penyelidikan, serta menempatkan personel dan Brimob untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

 

Editor : Eka G Putra
#Cerita karyawan pt ssl #pt ssl #warga siak #Warga siak mengamuk #Masalah warga siak dan pt ssl #PT SSL di siak dibakar warga #Ribuan warga siak bakar barak perusahaan #Tersisa baju di badan #Cincin tunangan hilang #PT SSL Seraya Sumber Lestari #PT SSL Tumang Siak