Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Puting Beliung Rusak Pasar dan Rumah Warga di Siak

Monang Lubis • Senin, 6 Oktober 2025 | 09:30 WIB

Personel BPBD Siak dan warga membersihkan puing pasar yang rubuh, dampak dari angin puting beliung di Kampung Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Ahad (5/10/2025).
Personel BPBD Siak dan warga membersihkan puing pasar yang rubuh, dampak dari angin puting beliung di Kampung Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Ahad (5/10/2025).

SIAK SRI INDRAPURA (RP) - Hujan disertai angin kencang atau yang dikenal dengan angin puting beliung menghantam Pasar Jalur 5, Afdeling 6, Kampung Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Ahad (5/10) sekitar pukul 10.45 WIB. Sekitar 90 hingga 100 kepala keluarga (KK) terdampak.

Kejadian ini merusak fasilitas umum di pasar desa dan sebagian rumah masyarakat. Toilet kelengkapan pasar, termasuk tiang listrik tumbang. Bahkan, kubah masjid pun hilang terbawa angin pusaran ini. Demikian dikatakan Wakil Bupati Siak Syamsurizal usai meninjau lokasi kejadian, Ahad (5/10).

Wabup Syamsurizal meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dissos) segera mendata kerugian dan jumlah warga serta kepala keluarga yang terdampak.

 “Jika harus dibuatkan dapur umum, segera siapkan,” ujarnya didampingi Sekda Mahadar, Kepala Pelasana (Kalaksa) BPBD Arif Hamidi, dan Camat Dayun Wahyudi.

Ditegaskan Syamsurizal, bencana ini mesti segera disikapi dan ditindaklanjuti.

‘’Pastikan apakah ada warga yang terpaksa mengungsi karena rumahnya rusak berat. Evakuasi dan inventarisir warga yang terdampak langsung musibah ini,” ujarnya.

Wabup menjelaskan, dirinya melihat kios dan los pasar yang rusak, termasuk atap pasar yang rata dengan tanah. Demikian juga  sejumlah rumah warga yang atapnya diterbangkan dingin, serta ada juga yang tertimpa batang pohon kelapa sawit.

“Beri kami waktu, semua masih didata. Namun yang pasti tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” jelasnya. Syamsurizal juga meminta dilakukan mitigasi lebih awal sehingga dapat dilakukan pencegahan lebih awal.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Siak Arif Hamidi menambahkan warga yang terdampak masih didata.

‘’Masih dihitung pihak desa. Tapi data awal 90 sampai 100 KK terdampak,’’ ujarnya.

Di tempat terpisah, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal mengatakan, belum menerima laporan terkait kejadian di Siak ini. Namun, pihaknya terus melakukan pemantauan.

“Belum ada laporan ke kami, tapi kami memantau juga,” katanya.

Baca Juga: Cabuli Anak Tiri Sejak Usia 6 Tahun hingga Umur 13 Tahun, Pria di Siak Hulu Dibekuk Polisi di Warung Tuak

Lebih lanjut dikatakannya, jika pemerintah kabupaten/kota yang sedang dilanda bencana dan memerlukan bantuan segera melapor ke BPBD Riau.

“Kalau memerlukan bantuan berupa peralatan dan logistik, hendaknya melapor ke BPBD Riau. Kami akan berikan bantuan,” ujarnya. 

Terkait terjadinya bencana puting beliung beberapa waktu belakangan ini, dari Informasi yang pihaknya dapatkan hal tersebut akibat curah hujan yang mulai tinggi di Riau. Kemudian juga disertai dengan angin kencang yang sempat membuat kerusakan.

“Karena Riau sudah memasuki musim hujan, sehingga diikuti dengan angin kencang,” sebutnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat jika terjadi hujan deras dan angin kencang maka hendaknya dapat mencari tempat perlindungan yang aman.

“Kami imbau masyarakat untuk dapat berhati-hati ketika terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Hindari bangunan yang mudah rubuh dan juga pepohonan besar,” imbaunya.(mng/sol) 

Editor : Arif Oktafian
#rumah warga #cuaca ekstrem #angin kencang #hujan deras #angin #siak sri indrapura #Puting beliung siak #puting beliung #dayun siak