Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harga Pertalite Ketengan di Siak Rp13 Ribu-Rp14 Ribu

Monang Lubis • Senin, 4 Mei 2026 | 15:19 WIB

Antrean BBM di SPBU Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Senin (4/5/2026). (Istimewa)
Antrean BBM di SPBU Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Senin (4/5/2026). (Istimewa)

SIAK (RIAUPOS.CO) - Jarak antardesa antarkecamatan dengan SPBU di Kabupaten Siak, berdampak pada harga minyak ketenangan merangkak naik.

Sementara stok bahan bakar minyak subsidi lebih sering kosong, sehingga saat ada di SPBU, warga memilih antre.

Situasi itu juga berdampak pada pekerja yang berada di tempat jauh. Seperti pekerja yang harus berangkat ke Kota Siak dari Pekanbaru.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Riau Ingatkan Pegawai Waspada Serangan Siber

Adalah Bebe, dia membeli minyak ketengan di Pekanbaru dengan harga Rp17 ribu per liter, bergerak dengan motor matiknya menuju Siak. 

Berharap dapat beli Pertalite di kawasan Pasir Putih ujung, ternyata di SPBU itu, Pertalite kosong, yang ada Pertamax Turbo dengan harga Rp20.750. 

Bebe beli 3 liter, dan sampai di Jalan Pipa, Desa Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib,  mengisi Pertalite Rp40 ribu, sehingga total sepanjang perjalanan dari Pekanbaru menuju Siak, Bebe membeli minyak Rp117 ribu.

Baca Juga: Peringati Hari Otda dan Hardiknas di Rohil, Kondisi Keuangan Daerah Jadi Tantangan

Sugiono warga Siak, menceritakan di kawasan Kecamatan Bungaraya harga Pertalite ketengan per liter Rp13 ribu.

Hal yang sama dialami Ijal, warga Siak, dia membeli Pertalite ketengan di Kota Siak, Rp13 ribu sampai Rp14 ribu per liter.

Menanggapi situasi itu, Bupati Siak Afni Z yang dalam perjalanan menghantarkan Jemaah  Calon Haji (JCH) dengan jalur laut menuju Batam, bergerak dari Pelabihan Tanjung Buton, Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, menjelaskan dia akan menggelar rapat perihal kondisi terlebih di Kabupaten Siak, tentang BBM.

Baca Juga: Pria Ditemukan Tewas Terikat Tali dan Lakban di Kabin Truk Fuso di Jalan SM Amin Pekanbaru 

“Saya sudah koordinasi dengan Kapolres AKBP Sepuh, terkait hal ini, dan rapat perihal ini sudah diawali oleh Sekda Mahadar pada hari ini, Senin (4/5/2026), bersama Forkopimda,” terang Bupati Afni.

Bupati Afni merasa risau atas apa yang dilakukan warga yang membeli BBM subsidi dengan keranjang berjeriken, sebab hal itu sudah tidak dibolehkan.

Sementara tak semuanya nakal atau pelaku penimbunan. Banyak juga dari mereka untuk persediaan bagi warga yang berada di tempat yang jauh dari SPBU.

Baca Juga: Ini Dua Nama Peraih Skor Tertinggi Dalam Seleksi Direktur PT BSP Hasil Assessment PPM Manajemen 

“Situasi ini yang akan kami bahas, perlu pengawasan banyak pihak, sehingga BBM subsidi dapat tersalurkan kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau,” ungkap Bupati Afni.

Dijelaskan Bupati Afni, dia akan bermalam di Batam, sebab subuh JCH Siak akan berangkat ke Madinah. Setelah itu barulah dia kembali ke Siak, untuk menggelar rapat dengan Forkopimda.(mng)

Editor : M. Erizal
#Pertalite Ketengan #harga pertalite #siak