Informasi dari Pusdalops BPBD Padangpariaman, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.15 WIB. Akibatnya kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas.
Jembatan dengan panjang 24 meter dan lebar 5,20 meter ini amblas akibat meluapnya air sungai Batang Sani. Tiang tengah jembatan bergeser sekitar 1 meter, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material akibat amblasnya jembatan masih belum dapat ditaksir.
Satgas TRC PB BPBD Kabupaten Padangpariaman telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan assessment. "Saat ini, jembatan telah dipasang portal dan ditutup untuk kendaraan," kata petugas Pusdalops BPBD Padangpariaman dalam rilisnya.
Tim yang terlibat dalam penanganan amblasnya jembatan ini antara lain TRC PB BPBD Kabupaten Padangpariaman, TNI, Polri, perangkat nagari, dan masyarakat setempat.
Pusdalops-PB BPBD Padangpariaman mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan seperti saat ini.
Sumber: Padek.co (Riau Pos Group)
Editor : RP Rinaldi