MEDAN (RIAUPOS.CO) -- Hati-hati dan selalulah waspada jika Anda ingin berwisata mengisi hari libur tahun baru 2025 di kawasan Samosir Danau Toba. Pasalnya objek wisata ini laris manis jadi tujuan wisata.
Ramainya yang datang ke Danau Toba, tak pelak pula membuat lalu lintas di daerah itu menjadi padat dan macet. Arus lalu lintas dari arah Parbuluan, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi menuju kawasan wisata Kabupaten Samosir misalnya, hari kedua libur tahun baru macet panjang.
Dari pantauan di lokasi, Kamis (2/1/2025) di lintasan Dairi-Samosir, ribuan kendaraan terjebak macet hingga belasan kilometer menuju Simpang Tele. Penyebabnya, selain volume kenderaan yang cukup banyak, para pengendara kebanyakan tidak sabar dan membentuk 2 jalur dari arah Dairi.
Tentu saja jalur kendaraan dari arah Samosir hendak ke Kabupaten Dairi tidak bisa lewat, karena kendaraan dari arah Dairi sudah membentuk 2 jalur. Penyebab lainya dipicu buruknya mental pengendara yang tidak mau sabar antrie di jalur masing-masing, sehingga memperparah kemacetan ke kawasan wisata Danau Toba, Samosir.
Sejumlah wisatawan mengaku kecewa karena tidak bisa berkunjung ke Samosir khususnya kelokasi wisata Jembatan Menara Pandang Tele Jembatan Tanah Ponggol di Pangururan.
"Saat ini kan lagi viral Jembatan Menara Pandang Tele, kita penasaran kesana dan ingin menikmati spot baru dikawasan wisata Samosir tersebut," ujar Helen boru Situmorang, wisatawan asal Kota Pekanbaru, Riau.
Banyak pengendara dari arah Dairi, terpaksa putar balik akibat macet panjang itu. Tidak ada jaminan, kapan kemacetan dimaksud bisa terurai atau lancar.
Sementara itu, petugas kepolisian dari Polres Samosir, tidak terlihat di lokasi mengatur lalu lintas, menyebabkan kemacetan yang sangat parah.
Sumber: Sumutpos.jawapos.com
Editor : Rinaldi