Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karhutla Riau Tinggal Proses Pendinginan 

S
Penulis: Soleh Saputra❯
Petugas memadamkan Karhutla di salah satu titik di Riau. (Dok Riaupos.co)
Petugas memadamkan Karhutla di salah satu titik di Riau. (Dok Riaupos.co)

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau saat ini sudah memasuki tahap pendinginan. Salah satunya di Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan, area terdampak karhutla di Pematang Pudu diperkirakan mencapai sekitar 81 hektare. 

Advertisement

Meski api aktif telah berhasil dipadamkan, bara di dalam lapisan gambut masih memunculkan asap. “Api aktif sudah berhasil kami padamkan. Namun, pekerjaan belum selesai karena masih terdapat asap yang keluar dari bawah permukaan,” katanya, Senin (20/7).

Ia menjelaskan, karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman tidak bisa hanya berfokus pada api yang terlihat di permukaan. Bara api yang masih tersimpan di bawah tanah harus dipastikan benar-benar padam agar tidak kembali memicu kebakaran.

Advertisement

“Penanganan asap sama pentingnya dengan memadamkan api. Selama masih ada asap, berarti masih ada panas di bawah permukaan yang harus kami dinginkan. Karena itu operasi akan terus kami lakukan sampai lokasi dinyatakan benar-benar aman,” ujarnya.

Sementara itu, kabar baik datang dari Kabupaten Rokan Hulu. Karhutla di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam berhasil dipadamkan total setelah tiga hari penanganan. Kebakaran yang melanda lahan seluas sekitar 10 hektare itu ditangani oleh satu regu Manggala Agni Daops Pekanbaru bersama unsur lintas instansi.

“Alhamdulillah, lokasi di Desa Kasang Padang sudah dapat dinyatakan padam total setelah tiga hari operasi. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga penanganan berjalan optimal,” tutur Ferdian.

Keberhasilan serupa juga dicapai di Desa Barangan, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu. Karhutla seluas sekitar 1,77 hektare yang berada di kawasan Jalan Lintas Timur berhasil dituntaskan pada hari kedua operasi.

“Dengan padamnya lokasi di Barangan dan Kasang Padang, saat ini fokus utama kami tetap berada di Pematang Pudu yang masih membutuhkan proses pendinginan intensif. Kami juga mengapresiasi dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, masyarakat, maupun relawan yang terus bekerja bersama di lapangan,” kata Ferdian.(sol)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

DPR Minta Ada Ganti Rugi Biaya Pemulihan Lingkungan 

DPR Minta Ada Ganti Rugi Biaya Pemulihan Lingkungan 

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah, meminta penegakan hukum terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Kapolda Riau Sebar 260 Plang Larangan Pembakaran

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Kapolda Riau Sebar 260 Plang Larangan Pembakaran

Salah satu upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan, Kapolda Riau Ierjen Arman Achdiat menyeebar 260 plang larangan pembakaran.

Ketika Sawit Membakar Langitnya Sendiri  

Ketika Sawit Membakar Langitnya Sendiri  

Kebakaran lahan gambut di Riau dan Bengkalis menegaskan pentingnya pencegahan karhutla melalui pembasahan gambut,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer