
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis benar-benar anjlok, pasca pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. Untuk mengatasi persoalan itu, Pemkab Bengkalis mulai menyiapkan alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui skema pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Langkah ini dilakukan menyusul proyeksi penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) Kabupaten Bengkalis pada tahun 2027 yang diperkirakan mencapai 80 persen.
"Pemerintah daerah tengah menyimulasikan kebutuhan pembiayaan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah," tegas Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr Ersan Saputra TH usai memimpin rapat rencana kerja sama pembiayaan infrastruktur melalui PT SMI di Kantor Bappeda Kabupaten Bengkalis, Selasa (27/10/2026).
Baca Juga: Realisasi Pajak Daerah Tembus Rp1,04 Triliun Bapenda Kejar Target Rp1,3 T
Ersan menyebutkan, skema pembiayaan melalui PT SMI menjadi salah satu alternatif yang sedang dipersiapkan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor, terutama setelah berkurangnya Transfer ke Daerah.
"Pemerintah pusat, khususnya Kementerian Keuangan, akan memberikan pinjaman dalam bentuk pembiayaan sarana dan prasarana infrastruktur, baik dari sisi infrastruktur, kesehatan, pendidikan, maupun semua hal yang berkaitan dengan program nasional yang menjadi Asta Cita Presiden Prabowo," jelasnya.
Ersan mengatakan, Pemkab Bengkalis telah melakukan koordinasi dan komunikasi awal dengan PT SMI melalui pertemuan secara daring. Selanjutnya, pemerintah daerah menyusun rencana program yang berpotensi diajukan untuk memperoleh pembiayaan.
Ersan menyebutkan, program yang diprioritaskan meliputi pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, irigasi, hingga penyediaan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
"Ya, ini yang coba kita simulasikan dengan OPD teknis, bagaimana kita menyikapi kondisi ini. Kalau untuk pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBD, kita ketahui bersama TKD di Indonesia berkurang dan penjatahannya semakin sedikit. Ini sedang kita cari alternatifnya," ujarnya.
Ia berharap, program prioritas Bupati Bengkalis Kasmarni yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dapat diajukan melalui skema pembiayaan tersebut.
Baca Juga: Udara Membaik, RTH Dibuka
'Mudah-mudahan program yang sudah kita siapkan dan hari ini kita rapatkan bersama OPD teknis bisa kita ajukan untuk mendapatkan pembiayaan dari PT SMI," jelasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




