TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diwarnai sejumlah catatan. Terutama terkait pemanfaatan teknologi pembelajaran dan objektivitas penilaian siswa.
Penggunaan bantuan televise pintar atau smart TV di sekolah dinilai belum sepenuhnya optimal. Keterbatasan unit membuat pemanfaatannya masih dilakukan secara bergilir, sehingga belum merata di seluruh kelas.
Di sisi lain, sekolah juga diingatkan untuk menjaga objektivitas dalam pemberian nilai. Keselarasan antara nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan nilai rapor menjadi perhatian, agar tidak terjadi perbedaan yang mencolok.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Inhil Abdul Rasyid, Senin (30/3) menegaskan agar bantuan yang telah diberikan pemerintah dimanfaatkan secara maksimal.
”Smart TV harus digunakan optimal, jangan sampai hanya menjadi pajangan,” ujarnya. Editor : Arif Oktafian