BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Kampar, Riau. Hingga Selasa (10/3/2026) sore, api yang membakar lahan di Jalan Niaga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan laporan harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar yang diperbarui pada pukul 17.00 WIB, kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Lokasi kebakaran berada di lahan gambut milik masyarakat dengan vegetasi semak belukar. “Petugas mencatat jenis kebakaran yang terjadi adalah surface fire (kebakaran permukaan) dan ground fire (kebakaran di dalam tanah). Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Hingga hari kedua penanganan, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 10 hektare, setelah sebelumnya tercatat 4 hektare dan bertambah sekitar 6 hektare pada hari ini,” jelas Adi Candra.
Tim Satuan Tugas Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kampar bersama TRC BPBD Provinsi Riau langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Upaya pemadaman dan pembuatan sekat bakar terus dilakukan untuk mencegah api meluas.
Namun, petugas menghadapi kendala berupa terbatasnya sumber air di sekitar lokasi kejadian. Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan sejumlah peralatan, seperti mobil angkut, mesin pompa pemadam (CET fire pump), selang hisap, selang buang, serta beberapa unit nozel.
Sementara itu, berdasarkan data kualitas udara (ISPU) di Kabupaten Kampar pada pukul 17.00 WIB, indeks berada pada angka 85 dengan kategori sedang, dengan parameter kritis partikel halus PM2.5.
Adi Candra mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan. Selain itu, masyarakat juga diminta mengantisipasi kemungkinan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.
Editor : Rinaldi