Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Normalisasi Listrik Pulau Rangsang tanpa Pemadaman Bergilir

Wira Saputra • Senin, 26 Agustus 2024 | 11:13 WIB
Salah seorang petugas layanan teknis (Yantek) PT PLN Selatpanjang melakukan perbaikan jaringan, beberapa waktu lalu.
Salah seorang petugas layanan teknis (Yantek) PT PLN Selatpanjang melakukan perbaikan jaringan, beberapa waktu lalu.

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - PT PLN ULP Selatpanjang menggesa normalisasi listrik, di Pulau Rangsang, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, tanpa ada lagi pemadaman bergilir seperti yang dialami warga setempat saat ini.

Menindaklanjuti upaya tersebut, jajaran perusahaan milik negara tersebut sedang berjibaku merampungkan pemasangan jalur instalasi tiga unit mesin pengganti yang baru saja tiba.

Keberadaan mesin pengganti ini untuk mem-backup kemampuan daya bangkit listrik wilayah setempat, pascasejumlah mesin terbakar setelah bencana yang melanda PLTD Lemang, pada bulan lalu.

“Mesin ini menjadi mesin pengganti yang terbakar pada waktu lalu. Saat ini sedang memasuki tahapan pemasangan instalasi,” ujar Kepala PLN ULP Selatpanjang, Dalie P kepada Riau Pos, Sabtu (24/8) siang melalui panggilan telpon genggam.

Manajer ULP Selatpanjang yang baru menjabat beberapa hari terakhir itu menggambarkan, jika proses intalasi tersebut rampung maka pendistribusian arus listrik di kecamatan setempat kembali normal.

Untuk itu, ia menargetkan tahapan pemasangan instalasi akan rampung pada Agustus 2024 ini. Jikapun terdapat kendala teknis, pemasangan rampung selambat lambatnya awal September 2024.

“Kami tetap berupaya maksimal. Target selesai itu tetap bulan ini. Kalaupun ada kenada paling lambat awal bulan depan sudsh normal kembali hingga tidak ada lagi pemadaman bergilir,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya PLTD Lemang semula hanya mampu memproduksi listrik 1.300 KW pascabencana. Dengan bertambahnya tiga unit mesin pengganti tersebut. Gambaran total daya mampu PLTD Lemang menjadi 2.600 KW, dengan beban puncak tidak lebih dari 2.000 KW.

Meskipun demikian, Dalie belum bisa memastikan kemampuan produksi mesin pengganti ini sebelum seluruh tahapan rampung. ”Belum dapat kami pastikan berapa daya mampu maksimal. Yang jelas saya yakin lebih kurang sedikit saja,” ungkapnya.(eca)

Editor : Rindra Yasin
#Listrik #Pemadaman bergilir #PT PLN ULP #selatpanjang