Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PKL Enggan Tempati Pasar Lumpur, Kopdagrin Siapkan Alternatif

D
Penulis: Desriandi Candra❯
Pedagang Kaki Lima, Kamis (20/11/2025), terlihat berjualan di trotoar eks Terminal Teluk Kuantan.
Pedagang Kaki Lima, Kamis (20/11/2025), terlihat berjualan di trotoar eks Terminal Teluk Kuantan.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Pedagang Kaki Lima (PKL) eks Taman Jalur, enggan menempati lokasi Pasar Lumpur Teluk Kuantan yang sudah disiapkan Pemkab lewat Dinas Kopdagrin.


Advertisement

Sekitar 60 PKL yang ada di lokasi ini, kini sudah pergi. Padahal, Dinas Kopdagrin bekerja sama dengan Dinas PUPR sudah melakukan penimbunan ruas jalan sekitar lokasi dengan batu. Ada 100 kubik batu yang diangkut Dinas PUPR untuk jalan agar para PKL nyaman. Tidak berdebu saat panas dan tidak becek saat hujan.

Pantauan Riaupos.co, para PKL ini sebagian kembali berjualan di Taman Jalur dan sebagian ada yang berjualan di trotoar terminal Pasar Lumpur dan trotoar Limuno Teluk Kuantan.

Kondisi ini diakui oleh Kadis Kopdagrin Kuansing, Drs Masnur MM. "Iya, para pedagang kaki lima sudah meninggalkan lokasi Pasar Lumpur yang kita siapkan," ungkap Masnur menjawab Riaupos.co, Kamis (20/11/2025).

Advertisement

Masnur mengatakan, menyikapi kondisi ini, Dinas Kopdagrin kini tengah menyusun draf surat bupati untuk penataan pedagang. Draf itu akan dibahas bersama dengan dinas terkait lainnya.

Masnur menegaskan, pemerihtah tetap akan melakukan penataan pedagang. Untuk trotoar lapangan Limuno Teluk Kuantan, tetap akan dibersihkan dari PKL. Dimana Lapangan Limuno menjadi pusat kegiatan pemerintah dalam berbagai momen, sehingga tidak elok kalau masih ada PKL di lokasi itu.

Begitu pula dengan trotoar di Terminal Pasar Lumpur, kemungkinan akan ditertibkan dari pedagang. Para PKL yang pindah ini beralasan, mereka tidak berjual beli dengan lokasi sekarang. Makanya mereka pindah ke Taman Jalur dan sekitar trotoar jalan Limuno Teluk Kuantan maupun trotoar Pasar Lumpur.

Advertisement

Dalam draf opsi yang disusun Dinas Kopdagrin, para pedagang boleh berjualan dengan catatan mengikuti syarat yang ditetapkan pemerintah. Seperti, gerobak dagangan tidak ditinggalkan di lokasi. Tetapi wajib mereka bawa pulang setelah berjualan malam harinya. Makanya, di lokasi ini dianjurkan pedagang dengan gerobak dorong.

Kedua, mengalihkan para pedagang ke area Pasar Rakyat Teluk Kuantan, di bagian luar atau trotoar. Mengingat di lokasi ini, tidak terlalu padat kendaraan umum. "Tapi ini baru draf. Nantinya akan dibahas bersama OPD terkait dan pak bupati," ujarnya.

Masnur mengatakan, di satu sisi pedagang perlu pendapatan untuk ekonomi mereka. Tetapi di sisi lain, mereka harus ditata dan tidak boleh semua ruas jalan di Kota Teluk Kuantan menjadi lokasi dagangan. Sebab, itu menimbulkan ketidak nyamanan dan kota yang tidak tertata. Pemerintah lewat Dinas Kopdagrin, hadir melakukan penataan itu.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

PKL Marak di Jembatan Siak IV

PKL Marak di Jembatan Siak IV

PKL di Jembatan Siak IV Pekanbaru mengganggu lalu lintas, pemerintah diminta menata dan menertibkan.

Pemko Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Teratai

Pemko Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Teratai

Pemko Pekanbaru membongkar lapak PKL di Jalan Teratai untuk penataan kawasan, normalisasi drainase, dan pengaspalan jalan.

PKL di Jalan Sudirman Ujung Kembali Marak

PKL di Jalan Sudirman Ujung Kembali Marak

PKL kembali marak di Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru. Satpol PP menegaskan penertiban rutin demi menjaga ketertiban dan lalu lintas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer