Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadiri Laman Silat Pendekar Bonsu, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Ikut Tampil

D
Penulis: Desriandi Candra❯

Ketua DPRD Kuansing, H Juprizal SE MSi (baju batik berpeci) tampil di Laman Silat Pendekar Boncu Kenegerian Cengar Kuantan Mudik, Senin (23/3/2026).
Ketua DPRD Kuansing, H Juprizal SE MSi (baju batik berpeci) tampil di Laman Silat Pendekar Boncu Kenegerian Cengar Kuantan Mudik, Senin (23/3/2026).


Advertisement

LUBUKJAMBI (RIAUPOS.CO) - Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) termasuk di Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, banyak memiliki tradisi yang diselenggarakan di saat hari raya Idulfitri, salah satunya adalah seni pencak silat.

Pencak silat, adalah peninggalan turun temurun di Rantau Kuantan. Senin (23/3/2026) yang bertepatan dengan hari raya ketiga Idulfitri, tradisi rakyat ini di tampilkan di Laman Silat Pendekar Bonsu, Kenegrian Cengar Kecamatan Kuantan Mudik.

Banyak pesilat yang hadir dari beberapa Perguruan silat Pendekar Bonsu di kecamatan tetangga dan Kenegrian Cengar sendiri. Diiringi dengan musik rasakan calempong khas Kuansing, para pesilat turun ke laman memainkan seni pencak silat.

Advertisement

Menariknya, di banyak pesilat yang tampil, Ketua DPRD Kuansing H Juprizal SE MSi yang juga anak cucu kemenakan dan tokoh masyarakat Kenegerian Cengar itu, tak mau ketinggalan. Juprizal ikut turun ke laman memainkan seni pencak silat.

Menurut Ketua DPRD Kabupaten Kuansing, H Juprizal SE MSi mengatakan, Silat bukan sekadar seni bela diri, tetapi juga merupakan warisan budaya leluhur yang sarat dengan nilai-nilai disiplin, keberanian, persaudaraan, dan penghormatan kepada guru serta orang tua.

Di dalam silat, diajarkan bagaimana membela diri dengan bijak, menjaga kehormatan, serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Advertisement

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Karena selain menjaga tradisi, kegiatan silat juga menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, memperkuat karakter, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat," ujar Juprizal pada Riaupos.co, Selasa (23/3/2026).

Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan dari generasi ke generasi, sehingga budaya silat tetap hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat khususnya di Kenegerian Cengar.

Penajaan seni pencak silat di Laman Pendekar Bonsu Kenegerian Cengar ini, bisa menjadi motivasi laman-laman silat di Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik untuk menghidupkan kembali.

Beberapa tahun terakhir ini, banyak laman silat yang tidak aktif lagi. Padahal, seni pencak silat adalah peninggalan leluhur yang harus di jaga dan di lestarikan. (dac)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

DPRD Minta Perusahaan Berkontribusi Bangun Kuansing, Besok Akan Minta Komitmen Dua Perusahaan

DPRD Minta Perusahaan Berkontribusi Bangun Kuansing, Besok Akan Minta Komitmen Dua Perusahaan

DPRD Kuansing pinta perusahaan yang beroperasi Negeri Jalur berkontribusi membangun Kuansing, Besok akan minta komitmen dua perusahaan.

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing dan 10 Saksi Lainnya  

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing dan 10 Saksi Lainnya  

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan mengatakan Komisi Antirasuah kembali memeriksa 10 saksi dalam kasus Suhardiman Amby,

KPK Dalami Nominal Uang Dalam Amplop Suhardiman, Laporan Gratifikasi Raja Juli Tahap Analisis, DPRD Kuansing Sebut PKH Tidak Pernah Dibahas

KPK Dalami Nominal Uang Dalam Amplop Suhardiman, Laporan Gratifikasi Raja Juli Tahap Analisis, DPRD Kuansing Sebut PKH Tidak Pernah Dibahas

KPK dalami dugaan amplop dari Bupati Kuansing nonaktif ke Menhut, termasuk nominal uang dan asal dana dari KUD petani.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer