Harga Karet Naik Rp161 per Kilogram, Gapoktan Maju Basamo Lelang 13 Ton Karet

TELUK KUANTAN(RIAUPOS.CO) - Harga komoditi karet petani di pekan ini mengalami kenaikan Rp161 per kilogram dibandingkan harga pekan lalu. Pekan lalu, harga karet petani sebesar Rp23.700 per kilogram dan pekan ini menjadi Rp23.861 per kilogram.
Ini terlihat dari hasil lelang karet petani Gapoktan Maju Basamo Kolah, Kecamatan Kuantan Tengah yang dilakukan Senin (26/10/2026) kemarin.
"Alhamdulillah, harga karet naik tipis Rp161, - per kilogram pekan ini dibandingkan pekan kemaren," ujar Ketua Gapoktan Maju Basamo Kopah, Setiadi, Selasa (27/10/2026) di Telukkuantan.
Setiadi mengatakan, pada lelang pekan ini, Gapoktan Maju Basamo menjual 13 ton karet petani yang dibeli oleh toke Arzio dari Kampar dengan harga Rp23.861 per kilogram. Kenaikan harga karet ini, juga dipicu membaiknya harga karet dunia yang juga mengalami kenaikan.
Meski harga mengalami kenaikan, namun produksi atau tonase karet petani yang dilelang pekan ini turun sekitar 3 ton dibandingkan pekan kemarin yang mencapai 16 ton. Produksi karet petani yang dilelang pekan ini milik 270 anggota kelompok tani karet di wilayah Kopah Kecamatan Kuantan Tengah.
Setiadi mengatakan, untuk kondisi produktivitas karet petani memang naik turun. Sedangkan untuk kadar kekeringan, rata-rata karet yang dilelang Gapoktan Maju Basamo di angka 58-60 persen.
Baca Juga: DPRD Minta Perusahaan Berkontribusi Bangun Kuansing, Besok Akan Minta Komitmen Dua Perusahaan
"Mudah-mudahan lelang pekan depan produktivitas karet petani naik dan harga jual juga naik," katanya.
Terus membaiknya harga jual karet di tingkat petani, juga memberikan semangat petani karet untuk menggarap area perkebunan karetnya dengan baik. Apalagi di Kuansing yang masih banyak masyarakat Kuansing menggantungkan ekonomi di perkebunan karet.(dac)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




