Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bankeu Rp10 Miliar untuk Penanganan Karhutla Belum Bisa Digunakan

D
Penulis: Desriandi Candra❯
Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar. (Dok Riaupos.co)
Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar. (Dok Riaupos.co)

Advertisement

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Dana Bantuan Keuangan (Bankeu) penanganan Karhutla dari pemerintah pusat pada Pemkab Kuansing sebesar Rp10 miliar, belum bisa digunakan.

BPBD Kabupaten Kuansing masih menyusun item-item kebutuhan penanganan Karhutla bersama dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan TAPD untuk dimasukan pada APBD Perubahan 2026.

"Belum bisa digunakan. Kami masih menyusun item sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penanganan Karhutla. Dan berkoordinasi dengan TAPD agar dana ini tercantum di APBD Perubahan 2026," ungkap Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar, Kamis (29/10/2026) di Teluk Kuantan. 

Dana Bankeu ini Jumat pekan lalu sudah masuk ke kas daerah. Mudah-mudahan pekan depan sudah rampung. Sebab, anggaran ini harus digunakan pada tahun 2026 ini juga. 

Di BPBD Kuansing, lanjut Yulizar, memfokuskan dalam penguatan armada penanganan Karhutla di lapangan yang masih sangat terbatas. Apalagi, menjangkau titik api yang jauh dari pedalaman. 

Advertisement

Yulizar mengatakan, saat ini BPBD belum memiliki mobil pemadam kebakaran. Sehingga ketika terjadi Karhutla di kecamatan, BPBD Kuansing harus mengerahkan mobil pemadam kebakaran milik Satpol PP-PKP Kuansing. 

Makanya anggaran ini direncanakan untuk membeli satu unit mobil pemadam Karhutla BPBD, satu mobil komando pemadam kebakaran mini, untuk menjangkau lokasi yang tidak bisa dijangkau mobil pemadam kebakaran yang besar. 

Selain itu, untuk memperkuat sarana prasarana penanganan Karhutla yang lain. Seperti selang, nozel, mini trekel atau penyemprotan mini untuk 15 kecamatan, baju anti api, sepatu, helm pelindung, peralatan pemadam dengan oksigen, satu unit sepeda motor penanganan karhutla untuk 15 kecamatan dan berbagai kebutuhan armada dan prasarana penanganan Karhutla. 

"BPBD ingin hadir untuk masyarakat Kuansing dalam penanganan Karhutla ini. Makanya armada penanganan Karhutla ini akan kita perkuat hingga 15 kecamatan," ujar Yulizar. 

Dengan begitu, bila ada terjadi di wilayah kecamatan, personel BPBD yang di tempatkan di semua kantor camat, bisa langsung bergerak melakukan peanganan awal di lapangan sebelum bantuan tambahan dari Kabupaten tiba di lokasi. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Personel Damkar Berjibaku Padamkan Karhutla di Dua Lokasi di Kuansing 

Personel Damkar Berjibaku Padamkan Karhutla di Dua Lokasi di Kuansing 

Sehari, dua kebakaran lahan terjadi di Kuansing, satu di Desa Beringin Taluk Kecamatan Kuantan Tengah dan di Desa Petapahan di Gunung Toar

Kuansing Masih Dikepung Asap, Dampak Arah Angin ke Barat

Kuansing Masih Dikepung Asap, Dampak Arah Angin ke Barat

Wilayah Kabupaten Kuansing hingga Selasa (15/9/2026) masih dikepung asap, padahal di Kuansing tidak terpantau titik api (hotspot)

Hampir Satu Hektare Lahan Terbakar di Desa Bukit Pedusunan

Hampir Satu Hektare Lahan Terbakar di Desa Bukit Pedusunan

Karhutla masih terjadi di riau, kebakaran hutan dan lahan api melalap lahan milik warga di Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer