SINGINGI(RIAUPOS.CO) - Peristiwa kebakaran melanda Desa Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, tepat saat suasana Idulfitri, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Kasatpol PP-PKP, Riokasyter menyebutkan, api menghanguskan sejumlah bangunan milik warga. Objek yang terbakar yakni, satu unit rumah permanen milik H Bastian. Lima unit rumah semipermanen milik Pili, Putra, Nanang, Ripal, Rinal, dan warung Erna.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) langsung bergerak menuju lokasi kejadian begitu mendapatkan laporan. Namun, upaya penanganan sempat terkendala kondisi medan yang ekstrem. Dengan bersusah payah, dua mobil pemadam kebakaran dan delapan personel yang di turunkan sampai ke lokasi.
Bersama masyarakat dan Polri, tim Damkar berupaya memadamkan api yang baru bisa di jinakan menjelang subuh. Tetapi semua bangunan habis di lalap api dengan cepat. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran itu.
Setelah memastikan api padam delapan personel damkar dari Satpol PP-PKP Kuansing menuju pulang arah Teluk Kuantan. Tetapi baru sekitar lima kilometer dari Desa Pangkalan Indarung, mobil pemadam dilaporkan tidak dapat melewati tanjakan jalan tanah yang cukup panjang dan licin karna hujan datang mengguyur.
"Mobil damkar melintang di pinggir jalan akibat hujan saat tanjakan panjang jalan tanah. Sampai sekarang, mobil kita belum keluar," ujar Rio.
Akibat kondisi itu, personel Damkar terpaksa berjalan kaki untuk mencari bantuan, air minum dan makanan. Sebab, delapan personel sejak tadi malam belum makan. "Dan mereka pun tak bisa melaksanakan Salat Idulfitri,"kata Rio.
Rio mengatakan, ia sudah berkoordinasi dengan Camat Singingi guna mempercepat mobilisasi dan penanganan di lapangan. Kebakaran diduga akibat kelalaian manusia. Sementara kerugian belum bisa di taksir. (dac)
Editor : Edwar Yaman