TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 berakhir. Selama pelaksanaan, dua pekan operasi, Polres Kuansing memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat untuk pengamanan arus mudik dan balik idulfitri 1447 H.
Selama Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di wilayah hukum Polres Kuansing, Polres mendirikan tiga pos pam dan pos yan di beberapa titik strategis. Yakni Pos Pam Tanjung Pauh, Pos Pam Kasang, Pos Pam Inuman, serta Pos Pelayanan di Tugu Cerano.
Menurut Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana SH SIK MH, langkah ini guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat untuk mewujudkan mudik aman, keluarga bahagia sesuai tema yang di usung Polri pada tahun 2026.
Pemudik juga meningkat dari pada tahun sebelumnya. Terpantau data kendaraan pada tahun 2025 selama arus mudik mencapai 33 ribuan kendaraan bermotor. Namun pada tahun 2026 ini mencapai 41 ribuan yang terdiri dari bus, kendaraan pribadi maupun kendaraan roda dua. Artinya secara umum, kenaikan arus mudik dan balik meningkatkan 2,9 persen dari tahun sebelumnya.
"Idulfitri tahun ini, ada peningkatan arus mudik dan arus balik kendaraan," kata Hidayat Perdana, Kamis (26/3/2026). Sementara itu, salah satu bentuk komitmen Polres Kuansing, mensiagakan seluruh personel gabungan di pos pam dan pos yan serta tim Raicet secara mobile.
Untuk lingkungan masyarakat, Tim Raga Polres Kuansing juga melaksanakan patroli rutin. Juga meningkatkan pengawasan siskamling. Untuk memenuhi keinginan dan harapan masyarakat, Polres Kuansing juga siaga penuh melalui layanan call center 110.
Sementara Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo mengatakan, pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H ini berjalan optimal berkat kesiapsiagaan personel serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan operasi ini terlihat dari kondisi arus mudik dan balik yang secara umum berlangsung tertib, aman, dan lancar. Aktivitas lalu lintas terpantau kondusif tanpa adanya kepadatan kendaraan yang signifikan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.
Selama pelaksanaan operasi, tidak terdapat kejadian kecelakaan lalu lintas yang menonjol, sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kuansing tetap terjaga dengan baik.
Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, Polres Kuansing menyediakan berbagai fasilitas di Pos Pelayanan, antara lain ruang istirahat yang representatif dilengkapi kursi pijat, layanan pemeriksaan kesehatan dengan tenaga medis, bengkel servis gratis bagi pemudik, serta penyediaan pojok kopi gratis.
Upaya preventif juga terus dioptimalkan melalui pelaksanaan patroli bersinggungan pada jam-jam rawan di titik-titik rawan kecelakaan. Kehadiran personel di lapangan dilaksanakan selama 24 jam guna memberikan rasa aman serta menjamin kelancaran arus lalu lintas.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center Polri di nomor 110 yang siaga selama 24 jam untuk memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun, terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Kabupaten Kuansing selama periode Operasi Ketupat 2026 dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada momentum Idulfitri.
Pasca berakhirnya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Polres Kuansing akan melanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. "Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kuansing mengedepankan langkah-langkah preventif dan humanis melalui peningkatan patroli bersinggungan, khususnya pada jam dan lokasi rawan kecelakaan," ujarnya.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait Kamseltibcarlantas terus di intensifkan, baik melalui interaksi langsung di lapangan maupun melalui media imbauan. "Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta menjaga kondisi fisik selama berkendara guna meminimalisir risiko kecelakaan, " papar Siswoyo.
Editor : Rinaldi